⌂ Beranda News IHSG 9 Juni 2026 Melonjak 7,57 Persen ke Level 5.747

IHSG 9 Juni 2026 Melonjak 7,57 Persen ke Level 5.747

IHSG 9 Juni 2026 Melonjak 7,57 Persen ke Level 5.747
Grafik IHSG terkoreksi
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026).

Indeks saham domestik melesat 404 poin atau menguat 7,57 persen menuju level 5.747.

>>> Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Mozambik 9 Juni 2026 di SCTV dan Indosiar

Lonjakan tajam ini menjadi salah satu reli harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Performa ini membalikkan keadaan setelah pasar saham Indonesia tertekan aksi jual masif sebelumnya.

Meskipun IHSG melonjak lebih dari 7 persen, investor asing masih melakukan aksi jual bersih (net sell). Nilai pelepasan saham oleh investor asing mencapai Rp 2,58 triliun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), tekanan jual investor asing masih berpusat pada saham berkapitalisasi besar (big caps).

Saham-saham tersebut selama ini menjadi penopang utama pergerakan indeks.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat nilai jual bersih terbesar oleh asing sebesar Rp 477 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell Rp 468 miliar.

Investor asing juga melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 268 miliar.

Aksi pelepasan juga melanda PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 261 miliar dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 141 miliar.

Akumulasi Saham Berkapitalisasi Tertentu

Di tengah aksi jual, investor asing juga melakukan akumulasi atau beli bersih (net buy) pada beberapa saham.

>>> Indo Premier Sekuritas Ubah IPOT Jadi Ekosistem Finansial Berbasis AI

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin dengan net buy terbesar mencapai Rp 26 miliar.

Saham PT Timah Tbk (TINS) membukukan net buy senilai Rp 11 miliar.

Investor asing juga mengoleksi saham PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp 10 miliar dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) senilai Rp 8 miliar.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di area 5.344,688 dan sempat bergerak fluktuatif.

Tekanan beli yang terus meningkat mendorong indeks merangkak naik hingga menyentuh angka tertinggi harian di level 5.746,648 yang menjadi posisi penutupan.

Level terendah pergerakan indeks berada pada posisi 5.318,145. Reli kuat bursa saham domestik didorong oleh apresiasi mayoritas saham yang diperdagangkan.

Sebanyak 678 saham ditutup menguat, berbanding terbalik dengan 89 saham yang melemah dan 48 saham bergerak stagnan. Aktivitas perdagangan di lantai bursa juga mengalami lonjakan cukup tajam.

Volume transaksi perdagangan menyentuh angka 45,11 miliar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai 2,71 juta kali transaksi.

Nilai transaksi harian yang dibukukan bursa tercatat sebesar Rp 28,01 triliun.

>>> Petani Plasma Mandailing Natal Terima Harga Sawit Sesuai Ketentuan

Seiring penguatan indeks yang signifikan, kapitalisasi pasar di BEI turut terkerek naik. Nilai kapitalisasi pasar BEI kini meningkat hingga mencapai Rp 10.120,83 triliun.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru