⌂ Beranda News Polisi Selidiki Kelalaian Pemilik Anjing Pemburu yang Tewaskan Bocah di Bogor

Polisi Selidiki Kelalaian Pemilik Anjing Pemburu yang Tewaskan Bocah di Bogor

Polisi Selidiki Kelalaian Pemilik Anjing Pemburu yang Tewaskan Bocah di Bogor
Ilustrasi anjing pemburu babi hutan
A A Ukuran Teks16px

Polres Bogor menyelidiki dugaan kelalaian pemilik empat anjing pemburu babi yang menyerang seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun hingga tewas di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Insiden maut itu terjadi saat korban sedang memancing belut. Berdasarkan kesaksian teman korban, korban diserang setelah dikejar kawanan anjing yang dilepas tanpa pengawasan.

>>> Gempa Magnitudo 7,8 di Filipina Selatan Tewaskan 37 Orang

"Jadi kalau berdasarkan keterangan saksi di lapangan yaitu teman korban, bahwasanya korban itu sedang memancing belut dengan posisi jongkok," kata Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, Selasa (9/6/2026).

Korban sempat berupaya menyelamatkan diri, tetapi akhirnya dikejar dan diserang oleh kawanan anjing tersebut. Anjing-anjing itu dilepas untuk berburu babi hutan tanpa pengawasan langsung dari pemiliknya.

"Anjing tidak dikekang, memang sedang dilepas untuk berburu babi hutan," ucap AKP Silfi Adi Putri.

Wilayah tersebut baru pertama kali dijadikan titik perburuan babi hutan menurut informasi dari komunitas pemburu lokal. Pemilik hewan dinilai lalai karena melepas anjing dari jarak jauh tanpa pemantauan.

"Jadi si pemilik anjing melepas dari jauh, jadi dia tidak mengikuti sehingga tidak ada pengawasan dari si pemilik anjing ini ke mana.

>>> IHSG Menguat 7,57 Persen, Didorong Sentimen Pasar dan Suku Bunga

Itu makanya kita bilang lalai terkait masalah anjingnya ini tidak dijaga," beber AKP Silfi Adi Putri.

Kepolisian telah menetapkan pemilik hewan tersebut sebagai tersangka tunggal. Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang bertanggung jawab.

"Masih kita dalami karena sejauh ini baru mengarah kepada satu orang yang diduga sebagai pemilik anjing yang menggigit korban ini," kata AKP Silfi Adi Putri.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengklaim hewan peliharaannya tidak buas. Pemilik berdalih kawanan anjing tersebut biasanya hanya mengejar babi hutan dan belum pernah menyerang manusia sebelumnya.

>>> Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Permudah Akses ke Jakarta International Stadium

"Keterangan pemilik anjing ini tidak buas, sudah terbiasa buat berburu dan baru kali ini menyakiti manusia, sebelumnya belum pernah mengejar orang ketika dalam perburuannya," ungkap AKP Silfi Adi Putri.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru