⌂ Beranda News TNI Bantah Isu Penggusuran Sekolah di Ende Demi Koperasi Desa

TNI Bantah Isu Penggusuran Sekolah di Ende Demi Koperasi Desa

TNI Bantah Isu Penggusuran Sekolah di Ende Demi Koperasi Desa
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas memberikan klarifikasi di Mabes TNI
A A Ukuran Teks16px

Markas Besar TNI membantah narasi video viral di media sosial mengenai dugaan penggusuran Sekolah Dasar Negeri Wolomoni di Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Isu tersebut menyebutkan bahwa sekolah digusur demi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih pada Selasa, 9 Juni 2026.

>>> Konflik Baru di Sinetron Terikat Janji: Dipa Terus Manipulasi Novan

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan kabar bohong yang memanfaatkan potongan video tidak utuh.

Klarifikasi ini disampaikan setelah TNI melakukan penelusuran dan meminta penjelasan dari jajaran komando daerah militer serta aparat TNI di wilayah setempat.

"Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian sudah pasti melihat kejadian di SD Niawula NTT. Ada katanya dipotong beritanya, videonya, 'menggusur sekolah'.

Yang bahaya caption-nya, 'Babinsa lebih mengutamakan Kopdes daripada sekolah'," kata Nas di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6).

Pihak TNI menerangkan bahwa proyek Koperasi Desa Merah Putih dibangun di area belakang sekolah, bukan untuk menggantikan tempat pendidikan.

"Bukan menggusur sekolah. Bukan Kopdes untuk menggantikan sekolah, bukan.

Kopdes itu dibangun di belakang sekolah," ujar Nas.

Akses alat berat menuju lokasi proyek yang sempit menyebabkan salah satu tiang di sudut bangunan sekolah terdampak saat proses manuver pada Jumat (5/6) sore.

Petugas di lapangan memindahkan tiang tersebut untuk sementara waktu demi kelancaran aktivitas alat berat.

"Si petugas Dandim dan Babinsa berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah 'Pak Lurah, Kepala Desa. Boleh enggak ini kita geser sebentar, Pak, tiang ini?'

," ucap Nas.

"[Katanya] 'Boleh, silakan'. Jadi tiang sekolah itu digeser untuk manuver alat sebentar, setelah itu akan diperbaiki kembali," tegas dia.

>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026

Brigjen Muhammad Nas mengungkapkan ada potongan video lain yang memperlihatkan seorang warga melayangkan protes akibat dahan pohonnya yang terkena alat berat proyek.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru