Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi menjadi juru taktik baru Persija Jakarta. Kontrak berdurasi tiga tahun telah ditandatangani.
Manajemen Persija mengambil langkah ini untuk mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di Liga Indonesia.
>>> Saham Mayur Uniquoters Tembus Rekor Tertinggi di Rp 808,50
Janji Shin Tae-yong untuk Penggemar
Shin Tae-yong menekankan peran penting puluhan ribu pendukung Persija. Baik di kandang maupun tandang, dukungan mereka sangat krusial.
“Saya akan membangun tim yang tidak pernah mengecewakan penggemar,” ujarnya kepada media Korea Selatan, Chosun.
Ia berjanji menghadirkan performa hebat, mentalitas kuat, dan kemauan berkorban demi tim. “Kekuatan terbesar adalah Anda, para penggemar,” tambahnya.
Kenangan selama lima tahun melatih Timnas Indonesia di Jakarta menjadi dasar komitmennya. Catatan Shin Tae-yong bersama Timnas senior: 26 menang, 14 imbang, 17 kalah dari 57 laga.
“Saya berjanji kepada penggemar di Jakarta, percayalah pada pemain, saya, dan klub. Kita akan menjadi satu kesatuan,” tuturnya.
>>> Borneo FC Putus Kontrak Fabio Lefundes, Dekati Mariano Peralta
Alasan Shin Tae-yong Pilih Persija
Pelatih berusia 55 tahun itu mengaku menolak tawaran dari klub luar negeri. Kecintaannya pada Indonesia menjadi alasan utama.
“Sebelum bertemu owner Persija, ada tawaran tiga sampai empat klub, tapi bukan tim Super League Indonesia,” jelasnya.
“Selama tinggal di Jakarta lima tahun, saya sangat cinta Indonesia dan Jakarta. Walaupun ada tawaran lebih baik, hati saya selalu ingin kembali ke Indonesia,” ungkapnya.
Rumor Transfer Pemain Timnas
Shin Tae-yong merespons rumor memboyong mantan anak asuhnya, seperti Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy, ke Persija.
“Pasti ada niat membawa pemain Timnas Indonesia yang bersama saya sebelumnya,” katanya.
>>> Eurovision Sport Luncurkan Siaran Gratis di Inggris Lewat Platform FAST
Namun, ia menegaskan harus menghormati status kontrak pemain dengan klub masing-masing. “Kita lihat situasi masing-masing pemain, kontrak mungkin sudah terikat,” pungkasnya.