Umat Islam menjalankan ibadah sunah Puasa Daud pada Senin, 8 Juni 2026. Ibadah ini menjadi bentuk latihan spiritual untuk mengendalikan diri di tengah ritme kehidupan modern yang cepat.
Puasa Daud memiliki pola selang-seling, yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka. Amalan ini dicontohkan oleh Nabi Daud AS dan menjadi ibadah yang paling dicintai Allah SWT.
>>> Almeria Lolos ke Final Play-off Promosi Usai Tundukkan Castellon 3-2
Ajaran Nabi Muhammad SAW tentang Puasa Daud
Nabi Muhammad SAW memberikan arahan mengenai ibadah ini ketika memergoki sahabat Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash yang berpuasa setiap hari dan menggunakan sepanjang malam hanya untuk shalat.
"Wahai Abdullah, apakah benar berita bahwa kamu puasa seharian penuh lalu kamu shalat malam sepanjang malam?" tanya Nabi SAW.
Abdullah menjawab, "Benar wahai Rasulullah."
Nabi SAW kemudian menegur dan menjelaskan hak-hak biologis tubuh yang harus dipenuhi.
"Janganlah kamu lakukan itu, tetapi berpuasa dan berbukalah, shalat malamlah dan tidurlah, karena untuk jasadmu ada hak atasmu, matamu punya hak atasmu, istrimu punya hak atasmu, dan tamumu punya hak atasmu.
Dan cukuplah bagimu bila kamu berpuasa selama tiga hari dalam setiap bulan karena bagimu setiap kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa dan itu berarti kamu sudah melaksanakan puasa sepanjang tahun seluruhnya," tegas Nabi.
Abdullah kemudian meminta tambahan amalan karena merasa fisiknya masih kuat. Rasulullah SAW pun menetapkan batas akhir anjuran puasa sunah yang paling utama.
"Berpuasa sehari dan berbukalah sehari. Ini adalah Puasa Daud, dan ini puasa yang paling baik.
Tidak ada yang lebih utama darinya," sabda Nabi.
>>> Real Madrid Putus Kontrak Alvaro Arbeloa dari Kursi Pelatih
Keutamaan puasa ini juga dipertegas dalam hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim.
"Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah shalat Nabi Daud.
Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir.
Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan berbuka sehari berikutnya," sabda Nabi SAW.
Rasulullah SAW juga menyebutkan keistimewaan pahala dari puasa selang-seling ini. "Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud.
Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa," sabda Nabi SAW dalam hadis lain.
Sama seperti puasa lainnya, durasi menahan lapar dan dahaga dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Keleluasaan niat menjadi ciri khas puasa sunah ini, di mana niat masih sah dilakukan sebelum waktu Zuhur sepanjang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak Subuh.
>>> Aykhan Abbasov Lakukan Rotasi Besar-besaran di Laga Uji Coba Azerbaijan
Pelaksanaan ibadah ini dilarang pada hari raya Idul Fitri, Idul Adha, hari Tasyrik tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, serta separuh terakhir bulan Sya'ban.