Dr Melanie Walker, seorang dokter asal Seattle, menjadi sosok yang memperkenalkan pendiri Microsoft Bill Gates kepada predator seksual Jeffrey Epstein.
Namun, ia juga yang kemudian memperingatkan Gates untuk menjauh dari Epstein.
>>> IHSG 10 Juni 2026: Dibuka Melemah, Langsung Melesat ke Level 5.800
Hubungan rumit ini kembali menarik perhatian publik setelah terungkap dalam berbagai laporan media.
Peran Melanie Walker
Melanie Walker awalnya mengenal Jeffrey Epstein melalui Donald Trump. Ia kemudian bekerja di Gates Foundation dan menjadi penasihat di kantor pribadi Bill Gates.
Hubungan antara Walker dan Gates dilaporkan sempat berkembang menjadi lebih intim pada musim panas 2017. Juru bicara Gates mengonfirmasi hal tersebut dan menyatakan romansa itu berlangsung secara konsensual.
Walker memperkenalkan Epstein kepada Gates pada tahun 2008. Saat itu, ia sudah mengenal Epstein selama 28 tahun.
Walker bahkan mengikuti saran Epstein untuk meninggalkan dunia model demi mengejar pendidikan medis. Ia juga sempat menjalin kedekatan dengan Pangeran Andrew setelah diperkenalkan oleh Ghislaine Maxwell.
Keterlibatan di Gates Foundation
Walker bergabung dengan Gates Foundation pada 2006. Di sana, ia berteman dengan Boris Nikolic, kepala penasihat sains Bill Gates.
Ketika Nikolic pindah ke kantor pribadi Gates pada 2009, Walker mengajaknya makan siang untuk membahas Epstein. Nikolic mengaku belum pernah mendengar nama Epstein sebelumnya.
Dalam pertemuan itu, Walker memuji Epstein sebagai sosok yang membantunya di dunia kedokteran. Ia juga meremehkan hukuman pidana Epstein pada 2008.
Nikolic akhirnya bertemu Epstein pada tahun yang sama. Melalui email Oktober 2009, Walker memberi tahu Epstein bahwa Nikolic akan bekerja penuh untuk Gates.
Beberapa tahun kemudian, Epstein membantu Nikolic menegosiasikan kepergiannya dari kantor pribadi Gates.
>>> Menjelajahi Seattle Underground, Labirin Kuno di Bawah Kota Seattle
Kepentingan Epstein terhadap Gates
Bagi Epstein, Bill Gates adalah hadiah besar yang bernilai kehormatan tinggi. Gates dihormati di dunia ilmiah, dikenal sebagai filantropis, dan memiliki akses ke lembaga kesehatan global.