Audit eksternal terhadap yayasan amal milik co-founder Microsoft, Bill Gates, mengungkapkan sekitar 30 pertemuan antara Gates Foundation dengan Jeffrey Epstein.
Pertemuan tersebut terjadi antara tahun 2011 hingga 2014, meski beberapa staf yayasan sudah menyadari dan khawatir akan skandal kejahatan seksual yang dilakukan Epstein.
>>> Eks Liverpool Emile Heskey Sarankan Jual Cody Gakpo Jika Ada Tawaran Bagus
Tinjauan yang dilakukan oleh firma hukum WilmerHale ini didasarkan pada lebih dari 50 wawancara dengan personel yayasan, termasuk Bill Gates, serta meninjau materi tertulis yang relevan.
Tidak Ada Bukti Keterlibatan Kriminal
Laporan WilmerHale menyatakan tidak menemukan bukti partisipasi atau pengetahuan mengenai operasi perdagangan seks atau aktivitas kriminal Epstein yang sedang berlangsung.
Yayasan juga tidak terbukti mengetahui penggunaan namanya oleh Epstein untuk memuluskan perilakunya, dan Epstein tidak ditemukan dibayar oleh yayasan tersebut.
Epstein diperkenalkan kepada Gates dan staf yayasan lainnya pada tahun 2011 oleh seorang penasihat yang memiliki peran ganda di yayasan dan kantor pribadi Gates.
Interaksi yayasan dengan Epstein berfokus pada diskusi mengenai potensi pembentukan entitas dana yang dikelola donor dan keterlibatan Gates dengan organisasi nirlaba yang kemudian menjadi penerima hibah yayasan.
Sekitar 30 pertemuan antara Epstein dan sepuluh pemimpin serta staf yayasan, termasuk Gates, tercatat terjadi dari 2011 hingga 2014.
>>> John Herdman Soroti Pemain Naturalisasi Kamboja dan Vietnam
Satu pertemuan berlangsung di kampus yayasan dan beberapa di kediaman Epstein di Manhattan.
Pertemuan tersebut membahas konsep DAF (Donor-Advised Fund), keterlibatan donor, strategi polio yayasan, dan perkenalan dengan IPI (International Polio Initiative).
Laporan menyimpulkan bahwa pertemuan-pertemuan ini tidak terkait dengan filantropi atau melibatkan perilaku ilegal, berdasarkan wawancara dan peninjauan catatan yayasan.
Bill Gates dilaporkan memiliki kekhawatiran reputasi terkait hukuman Epstein atas pelanggaran seksual sejak awal interaksi mereka pada 2011.
Staf yayasan berulang kali menyampaikan risiko berasosiasi dengan Epstein kepada pimpinan senior, termasuk Gates, karena hukuman sebelumnya.
Gates Foundation menyatakan dewan pengurusnya telah menyetujui serangkaian rekomendasi berdasarkan temuan laporan, termasuk menciptakan proses penyaringan terpusat untuk broker, penasihat donor, dan pendana bersama.
>>> AI Berpotensi Dongkrak Ekonomi Digital Indonesia Hingga Rp 66 Triliun
Gates menegaskan komitmen yayasan untuk memastikan kepercayaan dan transparansi tidak pernah dikompromikan, serta memperkuat pengawasan dengan kebijakan tambahan ke depannya.

