Polres Bogor menetapkan pemilik empat anjing pemburu berinisial Y sebagai tersangka.
Penetapan ini setelah hewan peliharaannya menyerang seorang anak berusia 9 tahun hingga tewas di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (10/6/2026).
>>> Jadwal Playoff MPL ID S17 10 Juni 2026: Bigetron vs Evos Esports
Keempat anjing pemburu babi hutan itu ditemukan mati bersamaan di dalam mobil penampungan. Mereka kehabisan pasokan oksigen setelah diamankan pasca-kejadian.
Pihak kepolisian menjerat tersangka Y dengan Pasal 474 dan Pasal 336 KUHPidana.
Pasal tersebut terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain dengan ancaman hukuman pidana lima tahun penjara.
Kronologi Penyerangan dan Kematian Anjing
Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menjelaskan kondisi keempat hewan yang mati di dalam kendaraan.
"Infonya karena disimpan di dalam mobil, terus diikat, mobilnya tertutup, sehingga tidak ada oksigen di dalamnya.
Iya (ada empat anjing yang mati)," kata AKP Silfi, Rabu (10/6/2026).
Petugas di lapangan langsung mengamankan kawanan anjing itu ke dalam sebuah kendaraan roda empat. Pengamanan dilakukan sesaat setelah peristiwa penyerangan terhadap korban terjadi.
"Untuk kondisi anjing, jadi pada saat anjing-anjing itu menerkam korban itu diamankan, lalu dimasukkan ke dalam mobil.
Saat anjing di dalam mobil tersebut, mungkin mobil tidak dinyalakan, sehingga menyebabkan kematian pada anjing tersebut," kata Silfi.
>>> Meksiko Jalin Kedekatan Budaya dan Pariwisata dengan Bali sejak 1930
Bangkai keempat hewan tersebut kini telah dievakuasi oleh dinas terkait. Sampel biologisnya diambil untuk mendeteksi potensi penularan penyakit virus ke Labfor.
"Nah, untuk anjing-anjing yang menggigit ini sudah kami bawa ke Labfor untuk diambil sampel dan sekarang posisinya sudah dibawa oleh Dinas Perikanan Dan Peternakan untuk dicek apakah anjing-anjing tersebut ada penyakit rabies atau tidak," ungkapnya.
AKP Silfi juga memaparkan kronologi insiden maut. Korban sedang memancing belut dengan posisi jongkok bersama rekannya sebelum kawanan hewan pemburu itu datang.
"Jadi, kalau berdasarkan keterangan saksi di lapangan, yaitu teman korban, bahwasanya korban itu sedang memancing belut dengan posisi jongkok," kata AKP Silfi.
Korban yang terkejut melihat kehadiran hewan-hewan tersebut langsung berupaya menyelamatkan diri. Namun kawanan anjing pemburu tanpa pengikat itu justru mengejarnya.
"Karena korban kaget, kemudian berlari dan dikejarlah oleh anjing tersebut. Anjing tidak dikekang, memang sedang dilepas untuk berburu babi hutan," ucapnya.
Menurut keterangan komunitas buru setempat, wilayah tersebut baru pertama kali menjadi lokasi pelacakan babi hutan. Meski beberapa kelompok sering menggunakan area sekitar untuk berburu.
"Jadi si pemilik anjing melepas dari jauh, jadi dia tidak mengikuti sehingga tidak ada pengawasan dari si pemilik anjing ini ke mana.
>>> Argentina Kalahkan Islandia 3-0 dalam Laga Uji Coba
Itu makanya kita billing lalai terkait masalah anjingnya ini tidak dijaga," bebernya.