Pelatih Timnas Indonesia John Herdman berhasil menemukan fondasi utama skuadnya setelah menyelesaikan dua pertandingan FIFA Matchday pada Juni 2026 dengan hasil sempurna di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dua kemenangan tanpa kebobolan berhasil diamankan oleh skuad Garuda.
>>> Jadwal Pertandingan Besar Fase Grup Piala Dunia 2026
Mereka menumbangkan Oman dengan skor 3-0 pada Jumat (5/6/2026) dan mengalahkan Mozambik 2-0 pada Selasa (9/6/2026).
Meskipun lini pertahanan tampil tanpa kapten Jay Idzes, John Herdman menilai komposisi pemain yang ada saat ini mampu menjadi tulang punggung tim yang solid.
Ia menyoroti performa lini depan yang dinamis.
Performa Lini Depan dan Tengah
Ole Romeny yang diplot sebagai penyerang tengah mendapatkan kebebasan bergerak untuk menjemput bola serta melebar. Ia berkombinasi secara apik bersama Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, dan Beckham Putra.
“Saya bangga kepada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas dan menikmati sepak bolanya,” ujar John Herdman.
Arsitek tim asal Kanada tersebut juga memuji kreativitas dan bakat yang ditunjukkan oleh para pemain di lini serang Indonesia selama pertandingan berlangsung.
“Ragnar, Marselino, sangat menyenangkan untuk disaksikan. Saya pikir Indonesia bisa bersemangat dengan talenta yang kami miliki,” sebut John Herdman.
Beralih ke sektor pertahanan, Elkan Baggott tampil kokoh dalam mengoordinasi lini belakang bersama Rizky Ridho dan Kevin Diks.
>>> Kenaikan Harga Pertamax Dinilai Tak Signifikan Dorong Inflasi
Catatan bersih dari kebobolan ini juga didukung oleh duet double pivot Joey Pelupessy dan Ivar Jenner yang menjaga kedalaman area tengah.
“Ada pemain seperti Elkan Baggott, ia benar-benar menjadi pejuang di lini belakang, menjaga garis pertahanan dengan sangat baik,” papar John Herdman.
Kehadiran para pemain tersebut dinilai memberikan struktur pertahanan yang kokoh dan sulit ditembus oleh barisan penyerang lawan.
“Kemudian Joey Pelupessy di depannya.
Para pemain benar-benar menunjukkan kalau kami memiliki tulang punggung tim yang kuat di area tengah,” ujar John Herdman.
Secara keseluruhan, John Herdman telah mencatatkan tiga kemenangan dan satu kekalahan dari total empat pertandingan sejak memimpin Timnas Indonesia.
“Jadi saya pikir kita bisa bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan dalam dua pertandingan terakhir ini,” ucap John Herdman.
Skuad Garuda kini diminta untuk tidak jemawa dan bersiap menghadapi agenda jeda internasional berikutnya yang dijadwalkan berjalan pada September mendatang.
>>> BMKG Prediksi El Nino Aktif Pertengahan 2026 hingga Awal 2027
“Kami akan tetap rendah hati dan kembali bekerja pada bulan September. Akan ada jeda internasional yang besar saat itu,” jelas John Herdman.