⌂ Beranda News John Herdman: Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya

John Herdman: Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya

John Herdman: Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
Timnas Indonesia bertanding dalam laga sepak bola
A A Ukuran Teks16px

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai skuad Garuda kini tampil jauh lebih berbahaya bagi lawan.

Penilaian ini muncul setelah Timnas Indonesia berhasil meraih dua kemenangan beruntun dalam ajang FIFA Matchday Juni 2026.

>>> Dedi Mulyadi Copot Kepala Tikomdik Jabar Akibat Kisruh Pendaftaran Sekolah

Dalam dua pertandingan tersebut, Timnas Indonesia sukses mengalahkan Oman dengan skor 3-0 dan menundukkan Mozambik 1-0. Hasil positif ini diprediksi akan mendongkrak peringkat Indonesia di ranking FIFA.

Herdman mengapresiasi kedisiplinan pemain dalam menerapkan strategi, perjuangan gigih, serta kemampuan menjaga gawang dari kebobolan sebagai kunci keberhasilan.

Ia juga menyoroti kemampuan adaptasi tim terhadap gaya permainan lawan yang berbeda.

"Dua tim ini benar-benar berbeda.

Oman datang dengan gaya Timur Tengah yang sangat terorganisir dan disiplin, sementara Mozambik adalah tim Afrika dengan gaya permainan transisi yang lebih kacau," ungkap John Herdman.

Ia bangga dengan fleksibilitas taktik yang ditunjukkan para pemainnya.

"Saya bangga kepada para pemain karena Anda tidak bisa benar-benar mempersiapkan diri menghadapi gaya-gaya lawan seperti itu," imbuhnya.

>>> Harga Pertamax Naik, Potensi Lonjakan Subsidi Pertalite Mengancam

Meskipun memuji konsistensi permainan, Herdman mengingatkan tim untuk tidak cepat berpuas diri. Ia melihat peningkatan signifikan pada kolektivitas tim dalam dua pertandingan terakhir.

"Menurut saya dalam dua pertandingan terakhir ini para pemain terlihat jauh lebih berbahaya bagi lawan," tegas Herdman.

Herdman juga menyoroti soliditas pertahanan tim. Ia menyebut lawan kesulitan menembus lini belakang Indonesia, terbukti dari minimnya peluang bersih yang tercipta.

"Jika melihat empat pertandingan yang sudah kami jalani, Bulgaria hanya memiliki sekitar tiga tembakan tepat sasaran, atau bahkan satu saja ditambah penalti," tambah Herdman.

Ia menilai tiga bek tengah tampil disiplin dalam mengantisipasi serangan balik. Sementara itu, lini depan menunjukkan perkembangan positif dalam efisiensi konversi peluang.

"Saya pikir tiga bek tengah kami benar-benar harus berjuang mati-matian dalam beberapa momen, tetapi kualitas mereka terlihat jelas.

>>> Xi Jinping Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Kim Jong Un

Kami juga melihat kreativitas dan chemistry yang lebih baik dari trio lini depan secara konsisten. Tim mulai menciptakan peluang yang lebih banyak dan lebih berkualitas," tutupnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru