⌂ Beranda News BMKG Prediksi El Nino Aktif Pertengahan 2026, Waspadai Kemarau Panjang

BMKG Prediksi El Nino Aktif Pertengahan 2026, Waspadai Kemarau Panjang

BMKG Prediksi El Nino Aktif Pertengahan 2026, Waspadai Kemarau Panjang
Ilustrasi fenomena El Nino yang diprediksi BMKG aktif pertengahan 2026
A A Ukuran Teks16px

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan aktif pada pertengahan tahun 2026 hingga awal tahun 2027.

Fenomena ini diperkirakan akan berdampak pada perpanjangan musim kemarau di wilayah DKI Jakarta.

>>> TPID Jateng Perkuat Stabilitas Pangan Lewat Temu Bisnis Produsen dan Pembeli

BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan terkait untuk segera melakukan langkah antisipasi dan mitigasi guna menghadapi dampak fenomena alam tersebut.

Prediksi ini disampaikan melalui konferensi pers resmi BMKG.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa peluang intensitas El Nino diprediksi berada pada kategori moderat sebesar 98% dan kategori kuat sebesar 62%.

Dampak El Nino di DKI Jakarta

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyatakan bahwa El Nino berpotensi kuat menekan tingkat curah hujan secara drastis.

Durasi kemarau panjang yang akan terjadi di Jakarta diprediksi serupa dengan daerah lain di Pulau Jawa.

>>> Agoda Ungkap Rute Penerbangan Murah untuk Liburan Tengah Tahun 2026

Musim kering di DKI Jakarta memiliki perbedaan waktu dimulainya antara wilayah utara dan selatan.

Wilayah Jakarta bagian utara sudah mengalami kemarau sejak Mei, sedangkan bagian selatan baru menyusul pada periode Juni hingga Juli.

Selain durasi kemarau yang lebih lama, pergeseran posisi matahari pada bulan September hingga Oktober diproyeksikan bakal memicu lonjakan suhu udara yang signifikan di atas Pulau Jawa.

Kondisi atmosfer pada puncak musim kemarau, sekitar Juli sampai September, juga akan dipengaruhi oleh penurunan tingkat kelembaban udara yang masif.

Hal ini merupakan karakteristik khas Pulau Jawa saat puncak musim kemarau.

>>> UIN Walisongo Pecat Mahasiswa Penggelap 40 Sepeda Motor

Ketiadaan hujan selama fenomena El Nino ini dipastikan memengaruhi kondisi kebersihan udara di ibu kota. BMKG menjelaskan bahwa absennya curah hujan tidak membantu pencucian polutan di atmosfer.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru