⌂ Beranda News Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina, 37 Tewas

Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina, 37 Tewas

Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina, 37 Tewas
Gempa bumi magnitudo 7,8 mengguncang Mindanao, Filipina
A A Ukuran Teks16px

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Pulau Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pukul 7.37 waktu setempat.

Bencana ini menewaskan puluhan orang dan merusak berbagai fasilitas pariwisata.

>>> Polda Metro Jaya Periksa Islah Bahrawi Terkait Dugaan Penghasutan

Pusat gempa berada di provinsi Sarangani. Guncangan dirasakan dengan intensitas I hingga VIII di sejumlah wilayah.

Kerusakan parah melanda kawasan komersial, sekolah, dan destinasi liburan di pulau terbesar kedua di Filipina tersebut.

Korban Jiwa dan Kerusakan

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Manajemen Risiko (NDRRMC) per 9 Juni, total korban jiwa mencapai 37 orang tewas.

Sebanyak 478 orang mengalami luka-luka dan empat orang lainnya dilaporkan hilang.

Departemen Pariwisata Filipina (DOT) mengimbau pemangku kepentingan dan wisatawan untuk tetap waspada. Otoritas mendesak pelancong berkoordinasi dengan penyedia jasa penginapan dan agen perjalanan terkait situasi operasional terkini.

>>> 6 Vendor Ponsel Terbesar Dunia Kuartal I 2026 Versi TrendForce

Laporan awal DOT menunjukkan deformasi tanah di Barangay Ladol, Alabel, Sarangani. Beberapa pondok di Ladol Beach Resort runtuh akibat gempa.

Tanah longsor juga terjadi di Gunung Melibengoy, sekitar Danau Holon, Kotamadya T'boli, Cotabato Selatan. Petugas penyelamat telah mengevakuasi seluruh wisatawan di area pegunungan tersebut.

Pemerintah setempat menutup total akses ke destinasi alam Danau Holon dari segala aktivitas publik. Penutupan berlaku sementara hingga penilaian bahaya dan keselamatan selesai.

Kerusakan juga menimpa sejumlah akomodasi di Kota General Santos, seperti Hotel San Marco, Hotel Florotel II, Hotel Jeamco Royal, Hotel Grand Summit, Hotel Sydney, dan Hotel Columbus Plaza.

Seluruh kegiatan pariwisata di Wilayah Davao ditangguhkan sementara.

>>> IP Expo Indonesia 2026 Catat Pertumbuhan Skala Acara 40 Persen

DOT mengimbau masyarakat tetap waspada, menghindari penyebaran informasi yang belum diverifikasi, dan hanya mengandalkan pengumuman resmi pemerintah.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru