Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Optimisme ini didasari oleh fundamental ekonomi domestik yang kokoh.
Target tersebut merupakan bagian dari langkah strategis menuju pertumbuhan 8 persen pada 2029. Sektor investasi bernilai tambah tinggi didorong tumbuh 6,5-7,5 persen.
>>> Militer Pakistan Bombardir Perbatasan Afghanistan, 13 Tewas Termasuk Anak-Anak
Strategi Pro Growth-Pro Welfare
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pemerintah menyusun strategi Pro Growth-Pro Welfare. Strategi ini mengintegrasikan sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan investasi.
“Melalui sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan dukungan investasi strategis, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dengan peningkatan kesejahteraan yang lebih cepat,” ujar Purbaya.
Optimisme pemerintah diperkuat realisasi triwulan I 2026 yang tumbuh 5,61 persen secara tahunan. Inflasi terjaga di angka 3,08 persen.
Surplus neraca perdagangan bertahan 72 bulan berturut-turut hingga April 2026. Cadangan devisa mencapai 144,9 miliar dolar AS.
“Di tengah berbagai tantangan global, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang kuat.
>>> Polisi Amankan Tiga Anjing Pemburu di Jasinga Bogor
Pertumbuhan ekonomi terjaga pada level tinggi, inflasi terkendali, sektor manufaktur kembali ekspansif, dan berbagai indikator domestik menunjukkan bahwa fondasi ekonomi kita tetap kokoh,” kata Purbaya.
Aktivitas domestik triwulan II 2026 menguat melalui peningkatan belanja masyarakat, penjualan kendaraan bermotor, konsumsi listrik dan semen, serta ekspansi manufaktur.
Pemerintah berkomitmen melakukan deregulasi dan debottlenecking perizinan untuk memperbaiki iklim investasi.
“APBN tidak hanya berfungsi sebagai shock absorber untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang mampu melindungi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkualitas,” tegas Purbaya.
>>> Kebiasaan Baik Sehari-hari Mampu Mengubah Jalur Saraf Otak
Kementerian Keuangan memastikan pengelolaan APBN tetap sehat dan kredibel melalui optimalisasi pendapatan serta pengeluaran yang prudent.