Untuk menjaga keakuratan, tim internal BPS terus memverifikasi kualitas dan konsistensi data di lapangan melalui mekanisme penjaminan mutu.
"Ada saat data itu nanti diinput, lalu nanti ada tim yang mengecek kualitasnya, konsisten gak, kita sudah ada quality assurance.
Itu dilakukan door-to-door atau ada by digital. Sensusnya door-to-door, tetapi kuesionernya ada tiga macam," jelasnya.
Angka Kemiskinan Mengalami Penurunan
Sejalan dengan ekspansi ekonomi, tingkat kemiskinan di Sulawesi Selatan juga menunjukkan tren positif dengan mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir.
Kepala BPS Sulsel, Aryanto, mengonfirmasi bahwa persentase kemiskinan di wilayahnya kini menyusut ke angka 7,46 persen.
"Untuk kemiskinan di Sulawesi Selatan, bersyukur kita mengalami penurunan di angka 7,46, terus menurun gitu ya dibandingkan dengan 2 tahun lalu," katanya.
Penyusutan angka kemiskinan ini berbanding lurus dengan geliat ekonomi yang tinggi, berkurangnya tingkat pengangguran, serta perbaikan ketimpangan pendapatan.
"Kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari peningkatan pertumbuhan ekonomi, kemudian penurunan pengangguran, juga ginirasio yang baik, dan IPM-nya juga terus membaik.
>>> Lima Pesepak Bola Aktif dengan Predikat One Man Club
Itu menunjukkan indikator-indikator kesejahteraan," katanya.