Timnas Indonesia menutup rangkaian FIFA Matchday 2026 dengan hasil positif.
Skuad Garuda mengalahkan Mozambik dengan skor tipis 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9-6-2026).
>>> Thomas Tuchel Minta Timnas Inggris Fokus Fase Grup Piala Dunia 2026
Gol penentu kemenangan dicetak oleh Ole Romeny ketika pertandingan baru berjalan 12 menit. Skor tunggal itu menjadi pembeda sepanjang laga.
Apresiasi untuk Pemain Lokal
Kemenangan ini menjadi catatan tersendiri mengingat posisi Mozambik di peringkat FIFA berada di atas Indonesia. Performa Garuda mendapat apresiasi dari pengamat sepak bola nasional, Rasiman.
Rasiman menilai para pemain lokal mampu mengimbangi kekuatan tim tamu. Meskipun lawan unggul dari segi ketahanan fisik, tim asuhan Shin Tae-yong tetap memberikan perlawanan sengit.
"Menurut saya, pemain Timnas Indonesia bermain cukup baik di tengah-tengah dominasi pemain Mozambik," ujar Rasiman.
"Memang kita lihat, physically mereka sangat kuat karena negara ini juga mempunyai ranking FIFA yang cukup baik, ada di atas Indonesia," lanjutnya.
Mantan pelatih Persis Solo itu memuji efektivitas taktik yang diterapkan Garuda. Kemampuan memanfaatkan momentum transisi menjadi kunci membongkar pertahanan lawan yang rapat.
"Cuma, beberapa momen pemain kita mampu melakukan counter attack dan menciptakan beberapa peluang termasuk satu yang gol," ulas Rasiman.
>>> Kenali 7 Kebiasaan Toksik Orangtua yang Picu Trauma Jangka Panjang pada Anak
Namun, dinamika berubah setelah paruh waktu. Memasuki babak kedua, tim tamu meningkatkan intensitas serangan dan berbalik menekan lini belakang Indonesia secara agresif.
"Tapi, memang di babak kedua kelihatan bahwa Mozambik lebih dominan dari tim nasional kita," kata ayah kandung Syahrian Abimanyu itu.
Dominasi Statistik Penguasaan Bola dan Peluang
Secara keseluruhan, kendali permainan tetap dipegang tuan rumah berdasarkan data statistik. Aliran bola dari kaki ke kaki diperagakan dengan baik oleh barisan pemain belakang hingga lini tengah.
Persentase penguasaan bola Timnas Indonesia mencapai 60 persen. Sementara Mozambik mencatatkan 40 persen.
Dari produktivitas serangan, Rizky Ridho dan kolega tampil lebih mengancam. Total ada 15 tembakan yang dilepaskan, dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Di sisi lain, tim lawan hanya mampu melepaskan tujuh kali percobaan tembakan. Dari total upaya tersebut, hanya dua tendangan yang berstatus tepat sasaran.
Akurasi operan juga menjadi keunggulan skuad Garuda. Mereka membukukan total 495 operan, dengan 438 operan sukses menjangkau sasaran secara akurat.
>>> Lengan Remaja Tertancap Pagar Besi Saat Mengejar Layangan di Cimahi
Sebaliknya, statistik distribusi bola Mozambik tertahan di angka 366 passing. Dari jumlah keseluruhan, hanya 304 operan yang dikategorikan tepat sasaran.
