⌂ Beranda News AS dan Iran Saling Serang di Timur Tengah, Bahrain Terdampak

AS dan Iran Saling Serang di Timur Tengah, Bahrain Terdampak

AS dan Iran Saling Serang di Timur Tengah, Bahrain Terdampak
Bendera Amerika Serikat dan Iran di peta kawasan Teluk
A A Ukuran Teks16px

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Amerika Serikat dan pasukan Iran terlibat aksi saling serang di sekitar wilayah Selat Hormuz pada Rabu, 10 Juni 2026.

Aksi ini memicu ledakan di Provinsi Hormozgan, Pulau Qeshm, serta wilayah pantai Iran selatan, disertai pemadatan jet tempur AS di ruang udara Iran.

>>> Roberto Martinez Lakukan Tujuh Perubahan di Skuad Portugal Hadapi Nigeria

Komando Pusat Amerika Serikat mengonfirmasi serangan udara tersebut menyasar sistem pertahanan udara dan situs radar militer Iran sebagai tindakan pertahanan diri yang proporsional.

"Pasukan Amerika mulai melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran, pada pukul 17.00 ET (04.00 WIB) hari ini atas arahan Panglima Tertinggi, sebagai respons terhadap jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS kemarin," kata Komando Pusat AS dalam sebuah postingan di X, seperti dilansir AFP.

Otoritas militer AS menegaskan bahwa tindakan tersebut diambil demi melindungi aset dan personel mereka di kawasan perairan strategis tersebut.

"Misi ini merupakan respons proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan," tambahnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan respons keras terhadap gempuran tersebut dan memperingatkan pasukan asing untuk segera mundur demi keselamatan mereka.

"Tinggalkan wilayah kami jika Anda ingin aman," kata Araghchi melalui akun X resminya, dilansir Aljazeera dan CNN.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa setiap tindakan agresif dari pihak luar akan selalu menghadapi konsekuensi dan perlawanan bersenjata.

"Meskipun kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami. Angkatan bersenjata kami yang kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan," kata Araghchi.

>>> Roberto Martinez Siapkan Rotasi Maksimal Portugal Jelang Piala Dunia

Menyusul pernyataan tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan terhadap 21 target militer AS di kawasan Teluk, termasuk markas Armada Kelima AS di Bahrain menggunakan pesawat tanpa awak pada pukul 02.30 waktu setempat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru