⌂ Beranda News Kemendagri Siapkan Skenario Pembahasan Revisi UU Pemilu

Kemendagri Siapkan Skenario Pembahasan Revisi UU Pemilu

Kemendagri Siapkan Skenario Pembahasan Revisi UU Pemilu
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat persiapan revisi UU Pemilu
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan kesiapannya menghadapi berbagai skenario terkait rencana pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu bersama DPR RI.

Kesiapan matang ini dilakukan karena Kemendagri dipastikan akan menjadi pemimpin dalam proses pembahasan dari pihak pemerintah.

>>> KKP Usul Tambahan Anggaran Rp30 Triliun untuk Swasembada Pangan

Kepastian tersebut disampaikan setelah rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa jajarannya terus melakukan simulasi dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

Dokumen tersebut meliputi draf regulasi maupun daftar isian masalah, yang disesuaikan dengan pihak yang mengambil inisiatif perubahan regulasi.

"Ya kita melakukan exercise tentunya. Kalau inisiatifnya pemerintah, ya kami harus sudah siap nanti dengan konsep, draf.

Kalau inisiatifnya dari DPR, ya kami siap dengan DIM nanti, daftar isian masalah," kata Tito Karnavian.

Penyusunan strategi sejak awal dinilai sangat penting bagi kementerian demi kelancaran proses legislasi di masa mendatang.

>>> Polemik Internal Bayangi Persiapan Timnas Perancis Menuju Piala Dunia 2026

"Apapun skenarionya, kami mempersiapkan diri. Kalau untuk Kemendagri, pasti akan menjadi lead dari pemerintah.

Ya kami mempersiapkan. Ketika timing-nya, dari pemerintah ataupun dari DPR membahas, ya kami sudah siap," ujar Tito.

Mengenai kabar usulan agar rancangan regulasi menjadi inisiatif dari pihak eksekutif, Kemendagri mengaku masih mengumpulkan informasi terkait kebenaran isu tersebut.

"Saya belum mendengar, baru isu yang saya dengar.

Tapi, seperti biasalah, kalau Kemendagri sebagai bagian dari pemerintah, apalagi biasanya menjadi lead di depan dalam penanganan untuk membuat undang-undang kepemiluan, pilkada, dan lain-lain, kami harus siap dengan skenario bila pemerintah yang menjadi inisiatif," tutur Tito.

Kementerian terus mengoptimalkan analisis mendalam mengenai substansi regulasi kepemiluan yang akan dibahas bersama legislatif.

>>> Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter

"Kami harus siap, makanya kajian-kajian kita lakukan terus sekarang," imbuh Tito Karnavian.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru