Kebakaran hutan hebat melanda kawasan Bukit Sempana di Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur, pada Selasa (9/6) sore.
Insiden ini menyebabkan jalur pendakian ditutup sementara dan puluhan pendaki dievakuasi.
>>> Harga Minyak Dunia Melemah Pasca Ketegangan AS-Iran Meningkat
Kobaran api dilaporkan terus membesar sejak sore hingga malam hari dan belum berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan.
Pihak kepolisian bersama pengelola dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur bergerak cepat menyelamatkan para pengunjung yang berkemah.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 500 meter dari area perkemahan pendaki. Proses evakuasi segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk dari asap dan kobaran api yang mendekati area perkemahan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sebanyak 25 pengunjung dievakuasi menuju Pos 1 agar aman dari dampak kebakaran.
Otoritas kehutanan setempat belum dapat memberikan rincian mengenai penyebab awal maupun total area yang terdampak pada malam pertama kejadian.
Fokus utama saat itu adalah mengamankan manusia di atas bukit.
>>> Samsung Galaxy Z Fold7 & Z Flip7: Engsel Lebih Tangguh dan Dukungan Galaxy AI
Medan yang ekstrem dan cuaca buruk menjadi hambatan utama petugas untuk melakukan pemadaman pada malam hari.
Langkah penanganan taktis diputuskan untuk ditunda hingga keesokan harinya karena berisiko dan cuaca dingin.
Luas Lahan Terbakar Capai 116 Hektare
Memasuki hari Rabu (10/6), dampak kebakaran hutan dan lahan dilaporkan meluas secara signifikan hingga melahap ratusan hektare area perbukitan.
Petugas di lapangan terus berupaya membatasi pergerakan api.
Laporan sekitar pukul 11 siang menyebutkan luas area yang terbakar mencapai 116 hektare.
Tim pemadam dikerahkan ke titik-titik api yang posisinya lebih tinggi untuk menyekat jalur penjalaran api agar tidak melompat ke punggung bukit lainnya.
Hingga saat ini, pemantauan dari posko utama menunjukkan masih ada beberapa titik api yang menyala. Angin kencang dan kemiringan tebing yang curam membuat sejumlah lokasi sulit dijangkau petugas.
>>> Polda Metro Jaya Periksa 122 Korban Penipuan Umrah Hanania Group
Berdasarkan indikasi awal di lapangan, muncul dugaan mengenai keterlibatan oknum masyarakat dalam memicu kebakaran di kawasan lindung tersebut, kuat diduga karena adanya perburuan liar.