Pelatih Timnas U19 Indonesia, Nova Arianto, membuka peluang untuk menurunkan bek muda Mathew Baker dalam laga krusial babak semifinal Piala AFF U19 2026 melawan Australia.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 20.15 WIB.
>>> PT Raharja Energi Cepu Akuisisi 20% Saham Madura Strait PSC
Kondisi kebugaran pemain berusia 17 tahun itu kini tengah dipantau ketat oleh tim pelatih.
Baker baru tiba di Medan pada Rabu (10/6/2026) siang setelah menyelesaikan tugas bersama tim nasional senior Indonesia.
Sebelumnya, Baker tampil memperkuat Timnas Indonesia senior dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Mozambik pada 9 Juni lalu.
"Mathew Baker baru tiba siang tadi. Kita akan lihat secara kondisi," ujar Nova Arianto di Medan, Rabu (10/6/2026), dilansir dari Antara.
Meskipun waktu adaptasi dan istirahat sang pemain tergolong singkat, Nova Arianto mengisyaratkan bahwa kans pemain bertahan tersebut untuk masuk dalam susunan pemain menghadapi Australia masih terbuka lebar.
"Tapi memang, kemungkinan itu besar kita turunkan untuk dimainkan, tetapi saya lihat dulu kondisinya," sebut Nova Arianto.
>>> Jakarta Selatan Siapkan Dua Lokasi Terminal Bus AKAP Baru di Lebak Bulus
Selain situasi Mathew Baker, kesiapan menyeluruh dari skuad Garuda Nusantara juga dipastikan berjalan dengan baik.
Persiapan fisik dan mental telah rampung demi mengamankan tempat di babak empat besar turnamen.
Kekuatan lini serang Indonesia juga dipastikan bertambah menyusul pulihnya penyerang Reno Salampessy. Ia sebelumnya sempat ditarik keluar lebih cepat akibat cedera saat menghadapi Vietnam.
"Semua pemain sudah siap untuk berlaga.
Reno Salampessy yang kemarin terpaksa ditarik keluar saat menghadapi Vietnam karena cedera juga sudah siap diturunkan," ujar Nova Arianto.
Tim pelatih kini fokus menuntut kedisiplinan taktik dari para pemain.
>>> Kemendagri Usulkan Anggaran Rp10,93 Triliun untuk Prioritas Nasional 2027
Tujuannya agar mampu menerapkan seluruh skema strategi yang telah dilatih selama dua hari terakhir guna meredam permainan agresif dari tim Australia.