⌂ Beranda News Startup Milik Sam Altman, Tools for Humanity, Lakukan PHK Massal

Startup Milik Sam Altman, Tools for Humanity, Lakukan PHK Massal

Startup Milik Sam Altman, Tools for Humanity, Lakukan PHK Massal
Perangkat Orb pemindai iris mata milik Tools for Humanity
A A Ukuran Teks16px

Tools for Humanity, perusahaan yang mengoperasikan proyek kripto World (sebelumnya Worldcoin), dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya.

Keputusan ini diambil karena manajemen menghadapi hambatan besar dalam meyakinkan regulator soal keamanan data biometrik, serta belum berhasil membuktikan kemampuan bisnis untuk mencetak keuntungan komersial.

>>> Gajah Tunggal Luncurkan Ban Motor Zeneos Starize di Jakarta Fair 2026

Pemberitahuan PHK disampaikan melalui email internal dari tim HRD pada Senin lalu. Manajemen menyebut penyesuaian ini sebagai bagian dari transformasi strategi dan penataan ulang prioritas operasional.

Informasi lebih rinci akan dipaparkan dalam pertemuan internal seluruh karyawan (town hall) yang dijadwalkan pada Rabu (10/6/2026).

Hingga kini, jumlah pasti pekerja yang terkena dampak belum diumumkan.

Sebagai gambaran, Tools for Humanity mempekerjakan lebih dari 500 orang.

Perusahaan ini memiliki valuasi USD 2,5 miliar (sekitar Rp 40,7 triliun) setelah mendapat pendanaan dari investor besar seperti Andreessen Horowitz, Bain Capital Crypto, Khosla Ventures, dan Blockchain Capital.

Tools for Humanity dikenal lewat perangkat keras pemindai iris mata bernama "Orb", yang terinspirasi dari film Lord of the Rings.

Alat ini memindai iris mata untuk menerbitkan "World ID", paspor digital pembuktian identitas manusia asli dari bot AI.

>>> Heri Gunawan dan Istri Mangkir dari Panggilan KPK Kasus Dana CSR BI

Setiap pengguna yang melakukan pemindaian akan mendapat imbalan kripto WLD.

Namun, proyek ini sulit berjalan karena membujuk publik menyerahkan data biometrik sangat sulit. Meski didukung Sam Altman, tingkat adopsi masih rendah.

Pada November lalu, manajemen menargetkan 1 miliar pengguna terverifikasi, namun realisasinya belum mencapai 2 persen.

Blokade Regulasi Global dan Pivot Bisnis B2B

Selain kendala adopsi, Tools for Humanity juga menghadapi tekanan dari regulator di Asia, Amerika Selatan, dan Eropa.

Sejumlah lembaga telah melakukan investigasi, membatasi ruang gerak, bahkan melarang operasi Worldcoin karena kekhawatiran privasi dan perlindungan data biometrik.

Situasi ini memaksa perusahaan bertahan untuk mempertahankan keabsahan metode penyimpanan data. Dari segi komersial, perusahaan kesulitan membuktikan bahwa Orb dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan.

Meski demikian, startup ini belum menyerah. Sejak ekspansi ke AS pada Mei 2025 dengan target distribusi 7.500 unit Orb, operasional masih berjalan.

>>> Akses Live Streaming Piala Dunia 2026 Tersedia Melalui Berbagai Platform

Kini perusahaan mulai mengalihkan fokus ke segmen korporasi melalui kemitraan verifikasi identitas B2B, seperti dengan Tinder, Zoom, dan Docusign.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru