Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada penutupan sesi I hari Jumat, 12 Juni 2026.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Stockbit, IHSG melesat 157 poin atau naik 2,68 persen ke level 6.043,55.
>>> Korea Selatan Tekuk Republik Ceko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan pengetatan moneter Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate menjadi 5,50 persen.
Langkah tersebut berhasil menarik arus modal asing masuk ke pasar domestik dan memperkuat nilai tukar rupiah.
Kinerja Sektor dan Saham
Seluruh sektor saham kompak menghijau pada sesi I.
Lonjakan tertinggi terjadi pada IDX Basic yang naik 5,76 persen, disusul IDX Energy sebesar 5,24 persen, dan IDX Industry menguat 4,34 persen.
>>> Pemkot Serang Salurkan BOSDA untuk 24 SMP Swasta Gratis
Secara keseluruhan, sebanyak 610 saham bergerak menguat, 101 saham melemah, dan 100 saham stagnan.
Volume perdagangan mencapai 21,7 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 11,8 triliun.
Di sisi lain, PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi salah satu saham berkinerja terburuk di indeks LQ45 pada jeda siang.
Berikut daftar top gainers dan top losers indeks LQ45 sesi I:
>>> Scott McTominay Absen Latihan Jelang Laga Perdana Skotlandia di Piala Dunia 2026
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO): naik 13,58% ke Rp 4.850 (top gainer)
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): naik 13,57% ke Rp 159
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): naik 12,24% ke Rp 330
- PT XL Axiata Tbk (EXCL): turun 1,92% ke Rp 2.560 (top loser)
- PT Indosat Tbk (ISAT): turun 1,32% ke Rp 1.870
Kenaikan BI Rate menjadi sentimen positif yang mendorong penguatan IHSG pada sesi I hari ini.