⌂ Beranda News Jusuf Kalla Siapkan Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun

Jusuf Kalla Siapkan Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun

Jusuf Kalla Siapkan Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Jusuf Kalla di Istana Merdeka
A A Ukuran Teks16px

Jusuf Kalla menyiapkan investasi sebesar Rp60 hingga Rp70 triliun untuk membangun proyek energi hijau. Langkah ini bertujuan mengejar target swasembada energi nasional dan menopang pertumbuhan ekonomi.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026).

>>> Oh Hyeon-gyu Pahlawan Kemenangan Korea Selatan atas Ceko di Piala Dunia 2026

Pertemuan itu turut dihadiri oleh putra Jusuf Kalla, Solihin Kalla, bersama Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet.

Investasi untuk Pembangkit Listrik

Jusuf Kalla menyatakan bahwa proyek ini akan langsung ditindaklanjuti setelah mendapat persetujuan dari kepala negara.

“Oh ya, tentu ini hubungannya pembangunan. Pembangunan itu mesti ada aspek bisnisnya, karena investasi, investasi yang besar.

Jadi kita bicara tentang investasi kira-kira 60-70 triliun dan kita sanggup melaksanakan itu,” ungkap Jusuf Kalla.

Pihaknya siap meningkatkan kapasitas produksi listrik secara masif melalui energi terbarukan dan gas.

“Kita sudah membangun 1500 mega PLTA, ini kita siap membangun lagi 2.000 mega termasuk juga PLTG,” tambahnya.

Ketersediaan pasokan daya yang melimpah dinilai menjadi faktor penentu utama agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.

>>> Polisi Selidiki Penemuan Dua Mayat Wanita di Patikraja Banyumas

“Karena itu, tanpa energi itu, kita akan sulit untuk meningkatkan itu,” kata Jusuf Kalla.

Pembangunan pembangkit listrik difokuskan pada sektor energi ramah lingkungan agar selaras dengan arah pembangunan jangka panjang pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto disebut menyetujui percepatan realisasi proyek ini untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

“Karena itu, Bapak Presiden setuju untuk segera kita bangun energi nasional, khususnya green energy untuk menjadi bagian daripada pembangunan nasional, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang disampaikan oleh Bapak Presiden, sampai 8 persen,” tutur Jusuf Kalla.

Pelaksanaan proyek kini tinggal memasuki tahap pembahasan aspek teknis bersama pihak terkait.

“Desain sudah ada, tempat sudah ada, tinggal pembicaraan dengan teknisnya, dan beliau, Bapak Presiden setuju untuk segera kita realisir seperti itu.

>>> Bareskrim Sita Aset Dana Syariah Indonesia Rp320 Miliar

Memang bisnisnya karena investasi,” ucap Jusuf Kalla menegaskan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru