⌂ Beranda News Polisi Selidiki Penemuan Dua Mayat Wanita di Patikraja Banyumas

Polisi Selidiki Penemuan Dua Mayat Wanita di Patikraja Banyumas

Polisi Selidiki Penemuan Dua Mayat Wanita di Patikraja Banyumas
Polisi melakukan olah TKP penemuan dua mayat wanita di Patikraja Banyumas
A A Ukuran Teks16px

Dua jenazah perempuan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah warga di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa ini menggegerkan masyarakat setempat. Kini kasusnya ditangani pihak kepolisian.

>>> Bareskrim Sita Aset Dana Syariah Indonesia Rp320 Miliar

Kronologi Penemuan

Kematian kedua korban terungkap saat kerabat mendatangi rumah tersebut. Saat itu, seorang lelaki yang diduga cucu pemilik rumah masih berada di dalam.

Satu korban ditemukan di dalam sumur. Satu lainnya berada di kamar dalam kondisi bersimbah darah.

Seorang warga bernama Sudarmo memberikan kesaksian. Ia menyebut keluarga sudah curiga dengan gerak-gerik pria di dalam rumah sebelum penemuan korban.

"Yang dicurigai masih tidur di dalam rumah. Terus dibangunin sama saudaranya.

Ditanya mbahnya di mana, jawabnya pergi. Ditanya lagi, pokoknya pergi lah, sana cari sendiri," kata Sudarmo.

>>> Bawaslu Buka Pendaftaran Beasiswa S1 hingga S3 untuk PNS di UI

Penanganan Polisi

Aparat dari Polsek Patikraja dan Tim Inafis Polresta Banyumas segera mendatangi lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan warga.

"Kami mendapatkan informasi, kemudian kami dari Polsek dan Inafis menuju ke TKP, kemudian melakukan olah TKP.

Untuk proses selanjutnya, karena korban ada dua perempuan, masih dalam penyelidikan dari Polsek maupun Polresta Banyumas," kata Kapolsek Patikraja AKP Eko Sutanto.

Polisi telah mengidentifikasi identitas dan perkiraan usia kedua korban. "Untuk dua korban yang ditemukan, yang pertama inisial AA usia sekitar 18 tahunan.

>>> Rupiah Menguat ke Level Rp 17.860 per Dollar AS

Kemudian yang satunya inisial K usia sekitar 80-an," jelas Eko Sutanto.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru