Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyerukan negara-negara Islam untuk memperkuat persatuan demi mewujudkan kemerdekaan Palestina.
Seruan ini disampaikan dalam acara International Summit of Religious Affairs di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat (12/6/2026).
>>> Ronaldo Luis Nazario Jagokan Spanyol atau Prancis Juara Piala Dunia 2026
Dalam forum tersebut, Ahmad Muzani menekankan pentingnya kolaborasi di tengah pesatnya pertumbuhan populasi muslim dunia dan kemajuan sejumlah negara mayoritas muslim seperti Indonesia dan Malaysia.
Ia menjelaskan bahwa kemajuan ini didorong oleh peningkatan pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, serta stabilitas ekonomi dan politik.
Ahmad Muzani juga menilai penyesuaian diri terhadap perkembangan zaman sangat krusial agar dunia Islam mampu melahirkan inovasi dan kreativitas baru.
Hal ini sekaligus menjadi jawaban untuk menangkal sentimen islamofobia serta stigma gerakan radikal.
Menurutnya, perkembangan teknologi modern menuntut cara pandang keagamaan yang lebih relevan dengan situasi global.
Ia menambahkan bahwa posisi Indonesia dan Malaysia kini telah diakui sebagai kekuatan Islam yang diperhitungkan di kancah internasional.
Lebih lanjut, Ahmad Muzani mengingatkan kembali komitmen sejarah dari Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada tahun 1955.
>>> BYD Indonesia Raih 20.000 Peminat untuk M6 DM PHEV
Dokumen historis tersebut memuat kesepakatan bersama dari negara-negara peserta untuk terus memperjuangkan hak kemerdekaan bangsa Palestina.
"Ini adalah utang kita.
Kemerdekaan Palestina juga merupakan tanggung jawab konstitusi Indonesia," tegasnya, merujuk pada pembukaan UUD 1945 yang menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Ia memohon kepada para hadirin untuk terus menyerukan penghentian perang yang terjadi di kawasan Palestina.
Penghentian konflik bersenjata menjadi fokus utama karena dampak buruknya yang merusak sendi kehidupan dan memicu ketidakpastian geopolitik.
Solusi terbaik yang ditawarkan adalah memperkuat persaudaraan Islam tanpa menjadikannya sebagai ancaman bagi kelompok lain demi menciptakan perdamaian dunia.
>>> SMA Santa Ursula Jakarta Juara Kompetisi Video Global Your World Regional Asia Timur
"Cara yang paling baik untuk menghentikan perang adalah dengan terus menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah. Tapi ikhuwah islamiyah tidak boleh menjadi ancaman bagi pihak lain," tutupnya.