⌂ Beranda News PT Bakrie & Brothers Tbk Raih Laba Bersih Rp503 Miliar di 2025

PT Bakrie & Brothers Tbk Raih Laba Bersih Rp503 Miliar di 2025

PT Bakrie & Brothers Tbk Raih Laba Bersih Rp503 Miliar di 2025
Gedung PT Bakrie & Brothers Tbk
A A Ukuran Teks16px

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp503 miliar sepanjang tahun 2025.

Perolehan ini menunjukkan lonjakan sebesar 49,6 persen atau bertambah Rp167 miliar dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang senilai Rp336 miliar.

>>> Grace Natalie Instruksikan Pengurus PSI Lengkapi Struktur Partai

Meskipun laba melonjak signifikan, pendapatan bersih emiten milik grup Bakrie ini tercatat sebesar Rp3,74 triliun sepanjang 2025, mengalami koreksi sekitar 3 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Kontribusi pendapatan terbesar perseroan didorong oleh PT Bakrie Metal Industries Group senilai Rp2,2 triliun, diikuti PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk Group sebesar Rp1,08 triliun, dan PT Bakrie Indo Infrastructure Group sebesar Rp464,21 miliar.

Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N.

Bakrie, menyatakan bahwa perseroan mampu mencatatkan kinerja positif di tengah ketegangan geopolitik, volatilitas pasar energi, gangguan rantai pasokan, dan perlambatan pertumbuhan global.

Anindya menambahkan, kemampuan adaptasi terhadap perubahan pasar dan ketahanan menghadapi gejolak ekonomi menjadi fondasi penting bagi perseroan.

Ke depan, perseroan akan fokus menggarap lini infrastruktur fisik dan digital, sembari terus mengembangkan industri berkelanjutan di bidang kendaraan listrik dan energi hijau.

Infrastruktur dan Digital

Pada lini infrastruktur fisik, perseroan mengoperasikan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 26,184 kilometer melalui PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Jalan tol ini mencatat volume lalu lintas harian rata-rata 40.888 kendaraan dengan pendapatan rata-rata Rp2,3 miliar per hari, lebih tinggi 4,87 persen dibandingkan target RKAP.

Untuk sektor komunikasi digital, PT Multi Kontrol Nusantara mencatatkan pendapatan Rp358,9 miliar atau tumbuh 14,9 persen berkat dukungannya pada perluasan internet pedesaan dan kawasan 3T.

Perusahaan tersebut telah membangun kabel serat optik sepanjang lebih dari 8.000 kilometer dan mengembangkan jaringan Fiber to the Home yang menjangkau lebih dari 320.000 homepass di Indonesia.

>>> Jadwal Indonesia vs Kamboja: Perebutan Peringkat Ketiga Piala AFF U-19

MKN juga berkontribusi dalam implementasi layanan Internet of Things (IoT) di Pulau Jawa dan Kalimantan, serta mengembangkan aplikasi berbasis AI dan Machine Learning.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru