⌂ Beranda News Gervane Kastaneer Perkuat Curacao di Piala Dunia 2026 Usai Lewati Cedera Mata

Gervane Kastaneer Perkuat Curacao di Piala Dunia 2026 Usai Lewati Cedera Mata

Gervane Kastaneer Perkuat Curacao di Piala Dunia 2026 Usai Lewati Cedera Mata
Gervane Kastaneer pemain Timnas Curacao di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Piala Dunia 2026 resmi bergulir di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada sejak Jumat (12/6/2026).

Turnamen ini diikuti 48 negara dan menghadirkan kisah inspiratif dari penyerang Timnas Curacao, Gervane Kastaneer.

>>> Mark Zuckerberg Akui Kesalahan PHK Massal Karyawan Meta

Curacao mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Tim berjuluk The Blue Family itu melaju setelah menjadi juara Grup B putaran ketiga Zona Concacaf.

Kastaneer dikenal pencinta sepak bola Indonesia karena pernah memperkuat Persib Bandung dan Persis Solo.

Ia bermain satu putaran di BRI Super League 2025/2026 bersama Persis Solo dengan catatan empat gol dan tiga assist dari 13 laga sebelum pindah ke Terengganu di Liga Malaysia.

Timnas Curacao masuk Grup E bersama Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador. Laga perdana melawan Jerman akan berlangsung Senin (15/6/2026) dini hari WIB.

Perjuangan Bangkit dari Cedera Mata

Perjalanan karier Kastaneer sempat terhambat pada 2017 ketika ia bersiap pindah dari ADO Den Haag ke Mainz.

Saat performanya meningkat, ia terkena hantaman bola di mata dalam laga melawan PEC Zwolle yang memicu gangguan penglihatan jangka panjang.

Menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia, Kastaneer mendapat surat ulang tahun menyentuh dari ayahnya. Sang ayah mengingatkan perjuangan panjang yang mereka lalui hingga mencapai titik tertinggi karier sepak bola.

"Bersama-sama kita menangis, bersama-sama kita laut. Tapi menyerah bukanlah pilihan.

>>> Aksi Pemain Tertinggi dan Terpendek Berebut Sorotan di Piala Dunia 2026

Sekarang kamu akan pergi ke Piala Dunia 2026 bersama pulau kita, Curacao. Siapa yang pernah menyangka?"

tulis ayah Kastaneer.

"Orang-orang hanya melihat cedera mata, tetapi kami tahu kenyataan di baliknya. Rasa sakit, ketidakpastian, ketakutan, air mata, perjalanan tanpa henti ke Jerman.

Minggu demi minggu, hanya untuk bersamamu," lanjutnya.

Peran Kastaneer di Bawah Dick Advocaat

Pemain berusia 29 tahun itu kini menjadi salah satu pilar senior di skuad Curacao. Sejak debut pada 2018, ia mengoleksi 28 penampilan dan 9 gol untuk negaranya.

Setelah kontraknya dengan Persis Solo berakhir pada paruh musim BRI Super League 2025/2026, Kastaneer aktif dalam tiga laga internasional melawan China, Australia, dan Skotlandia.

Pelatih Dick Advocaat sangat membutuhkan kemampuannya, terutama setelah ia mencetak hattrick ke gawang Saint Lucia pada kualifikasi Juni lalu.

Kastaneer memberikan respons emosional setelah membaca surat ayahnya. "Ayah, kau tahu aku bukan orang yang banyak bicara, tetapi kau adalah segalanya bagiku.

Kita telah berhasil. Bukan hanya aku, tetapi juga kau.

>>> Natieva Kids Tawarkan Solusi Anak Lancar Bicara Bahasa Inggris

Terima kasih banyak, Ayah," ujarnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru