Legenda sepak bola Jerman Lothar Matthaeus melontarkan kritik tajam kepada Juergen Klopp.
Mantan pelatih Liverpool itu menyarankan agar Denis Undav menjadi starter dan Jamal Musiala dicadangkan di laga perdana Piala Dunia 2026.
>>> Pemkab Bogor Kembali Gelar CFD di Jalan Tegar Beriman Cibinong
Pertandingan pembuka Timnas Jerman melawan Curacao dijadwalkan pada Minggu (14/6/2026) waktu setempat. Laga tersebut akan berlangsung pada Senin (15/6/2026) pukul 00:00 WIB.
Menurut Matthaeus, Musiala adalah pilar penting yang sangat dibutuhkan tim nasional di turnamen besar. Ia menilai pernyataan Klopp justru memberi tekanan tambahan kepada pelatih Julian Nagelsmann.
"(Klopp) seharusnya lebih tahu. Untuk sukses di Piala Dunia, Jerman membutuhkan kualitas seperti Musiala," ujar mantan pemain Inter Milan tersebut.
Matthaeus menegaskan bahwa intervensi opini dari luar sebelum pertandingan krusial dapat mengganggu keharmonisan tim. "Komentarnya tidak membuat pekerjaan Nagelsmann lebih mudah.
Saya ingin melihat apa yang akan dikatakan Klopp jika seorang ahli menyarankan dia untuk mencadangkan salah satu pemain inti regulernya sebelum pertandingan penting Liga Champions.
Campur tangan seperti itu tidak diterima dengan baik, terutama di antara sesama pelatih," imbuhnya.
Klarifikasi Klopp
Menanggapi kritik tersebut, Klopp yang bertugas sebagai komentator selama turnamen segera memberikan klarifikasi. "Telah disampaikan kepada kami bahwa hal itu sedikit dibahas.
>>> Peternak Ayam Broiler Alami Kerugian Hingga Ratusan Juta Rupiah
Saya telah berurusan dengan orang-orang dalam posisi kepemimpinan selama 25 tahun dalam hidup saya," ujarnya.
Pelatih berusia 58 tahun itu menekankan bahwa fokusnya adalah pada kedalaman komposisi tim, bukan meragukan kapasitas individu pemain.
"Yang penting apa yang Anda katakan, tetapi yang jauh lebih penting adalah apa yang dipahami oleh orang yang Anda ajak bicara," imbuh Klopp.
Eks juru taktik Dortmund ini menambahkan bahwa opsi taktis mutlak diperlukan dalam turnamen panjang seperti Piala Dunia. Hal itu guna memaksimalkan seluruh sumber daya pemain yang tersedia.
"Dan jelas ada beberapa kesalahpahaman, saya hanya perlu mengklarifikasinya. Kami diminta untuk membuat susunan pemain.
Kami hanya ingin menunjukkan bahwa ada kemungkinan lain, yang pasti ada," ungkap Klopp.
>>> Pemkot Bekasi Gelar Car Free Day Akhir Pekan Ini
Ia menegaskan bahwa simulasi susunan pemain tersebut murni eksplorasi variasi strategi. Bukan bentuk mosi tidak percaya terhadap talenta yang dimiliki Musiala.
