⌂ Beranda News PSI dan PDIP Berbalas Argumen Terkait Status Keanggotaan Jokowi

PSI dan PDIP Berbalas Argumen Terkait Status Keanggotaan Jokowi

PSI dan PDIP Berbalas Argumen Terkait Status Keanggotaan Jokowi
Joko Widodo mengenakan jaket PSI
A A Ukuran Teks16px

Ketua DPP PSI Bestari Barus memberikan respons keras terhadap pernyataan politisi PDIP Guntur Romli mengenai status keanggotaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Ketegangan ini bermula dari rencana penyematan jaket PSI kepada Jokowi yang memicu perdebatan mengenai status hubungannya dengan PDIP.

>>> Kemenhub Sediakan Proving Ground Bekasi untuk Uji Kendaraan

Bestari menyayangkan narasi yang dilontarkan oleh Guntur Romli terkait dinamika internal tersebut.

"Pernyataan seperti itu sebetulnya sangat tidak layak keluar dari muncung orang-orang yang menganggap dirinya berada di partai besar, yang pendidikan politiknya bagus," kata Bestari.

Menurutnya, masyarakat kini bisa menakar kualitas narasi yang disampaikan oleh partai yang menganggap dirinya besar.

Bestari menilai pendidikan politik dan pendewasaan perlu ditingkatkan kembali di internal partai tersebut.

"Rasa sakit ditinggal oleh Pak Jokowi itu memang sangat mendalam dan terpelihara, bertumpuk-tumpuk di dalam hati mereka," ucap Bestari.

Ia menambahkan bahwa prosedur pemecatan yang menimpa Jokowi, Gibran, maupun Bobby hanyalah mekanisme organisasi.

"Publik justru merasa senang melihat perkembangan posisi politik Jokowi saat ini," jelas Bestari.

Bestari juga menyoroti perlakuan kurang patut terhadap Jokowi saat masih berada di partai sebelumnya.

"Mereka melihat Pak Jokowi itu dikuyu-kuyu, dibilang mentang-mentang, dijadikan objek selfie, duduk di kursi yang wah," lanjutnya.

Menurut Bestari, pernyataan bernada miring yang muncul ke publik tidak berbobot dan tidak semestinya mendapatkan tanggapan serius.

"Apa yang disampaikan oleh siapapun yang nadanya miring itu adalah sesuatu yang boleh dikatakan sampah, tidak berkelas, tidak berbobot," tutur Bestari.

>>> BBTNBTS Blacklist Tiga Pendaki Ilegal Gunung Semeru Selama Lima Tahun

Ia berharap PDIP fokus pada urusan internal tanpa mencampuri langkah politik PSI bersama Jokowi.

"Apapun yang akan dilakukan Pak Jokowi bersama PSI tidak usah menjadi perhatian ataupun concern daripada PDIP. Uruslah partaimu," imbuh Bestari.

PDIP Tegaskan Jokowi Sudah Dipecat

Di sisi lain, politisi PDIP Guntur Romli menegaskan bahwa Jokowi sudah dipecat sejak Desember 2024.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru