PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memutuskan belum memasarkan generasi terbaru Yamaha MX King ke pasar domestik. Model saat ini dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan konsumen setempat.
Alasan di Balik Keputusan Yamaha
Rifki Maulana, Manager Public Relations YIMM, menjelaskan bahwa kondisi pasar dalam negeri menjadi pertimbangan utama.
>>> New York Knicks Juara NBA 2026 Usai Kalahkan Spurs 94-90
"Kenapa enggak yang facelift karena secara kondisi sekarang Yamaha MX King generasi sekarang masih bisa memenuhi demand yang diinginkan market," ujarnya.
Permintaan konsumen domestik yang stabil membuat YIMM merasa jajaran produk yang ada sudah memadai. "Demand dari market kan memang di situ aja ya.
Jadi kami merasa line up product yang kami miliki sekarang cukup," tambah Rifki.
Langkah penyegaran yang dilakukan baru sebatas peluncuran varian warna dan grafis livery Prima Pramac di Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada Kamis (11/6/2026).
>>> Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Meriahkan Festival Nasional Reog 2026
Perbedaan dengan Pasar Vietnam
Strategi ini berbeda dengan pasar Vietnam yang sudah memasarkan generasi terbaru motor ini dengan nama Yamaha Exciter 155 VVA.
Versi tersebut membawa pembaruan menyeluruh, termasuk desain eksterior lebih agresif, panel instrumen baru, lampu depan modern, sistem keyless, dan soket pengisian daya.
Sektor performa versi Vietnam juga ditingkatkan dengan mesin 155 cc VVA bertenaga 17,7 Tk pada 9.500 rpm dan transmisi enam percepatan.
>>> Prabowo Terima Menhan Jepang, Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Pertahanan
Sementara itu, versi Indonesia masih mempertahankan mesin 150 cc.