⌂ Beranda News Ilmuwan Ungkap Kepakan Sayap Lebah Berfungsi Sebagai Kipas Alami

Ilmuwan Ungkap Kepakan Sayap Lebah Berfungsi Sebagai Kipas Alami

Ilmuwan Ungkap Kepakan Sayap Lebah Berfungsi Sebagai Kipas Alami
Ilustrasi lebah yang sedang terbang dengan detail kepakan sayapnya
A A Ukuran Teks16px

Ilmuwan telah mengungkap mekanisme unik yang digunakan lebah untuk menjaga suhu tubuhnya saat terbang, yaitu dengan memanfaatkan kepakan sayapnya sebagai kipas alami.

Sistem pendingin ini sangat efisien, terutama saat serangga tersebut terbang melayang di satu titik.

>>> 10 Hal yang Dihindari Orang dengan Ketajaman Mental Tinggi

Otot sayap yang bekerja keras selama penerbangan dapat meningkatkan suhu tubuh lebah dengan cepat.

Untuk mengatasi hal ini, tim peneliti internasional menggunakan kamera berkecepatan tinggi dan pemodelan komputer untuk menganalisis sirkulasi udara di sekitar tubuh lebah.

Pengamatan dilakukan di ruang tertutup dengan suhu terkendali.

Hasilnya menunjukkan bahwa gerakan sayap lebah menghasilkan aliran udara turbulen yang mengalir ke area dada dan perut, berfungsi seperti kipas mini.

Ketika sayap bergetar hingga 200 kali per detik, suhu di bagian dada dapat turun beberapa derajat Celsius. Penurunan suhu ini krusial untuk mencegah kerusakan jaringan akibat panas berlebih.

Lebah menghabiskan sekitar 30 persen energinya untuk menjaga stabilitas suhu tubuh saat terbang. Tanpa mekanisme adaptasi ini, lebah berisiko mengalami overheat dalam hitungan menit di bawah terik matahari.

>>> Subaru Sambar Van Terbaru Meluncur dengan Fitur Keselamatan Canggih

Mekanisme pertahanan diri ini memiliki batasan.

Saat suhu udara luar menurun, arus angin dari kepakan sayap justru bisa membuang panas tubuh lebah terlalu cepat.

Situasi ini memaksa lebah memodifikasi pola gerakannya agar tidak kehilangan energi berlebihan.

Keseimbangan suhu tubuh lebah terbukti sangat peka terhadap perubahan kondisi cuaca di sekitarnya. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences.

Penelitian ini juga membuka potensi aplikasi praktis.

>>> Mitos Menutup Aplikasi Latar Belakang, Justru Bikin Baterai HP Cepat Habis

Pola sirkulasi udara yang dihasilkan lebah dapat diadaptasi untuk merancang sistem ventilasi hemat energi pada perangkat mikro atau robot terbang mini.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru