⌂ Beranda News Donald Trump Gelar UFC Freedom 250 di Gedung Putih

Donald Trump Gelar UFC Freedom 250 di Gedung Putih

Donald Trump Gelar UFC Freedom 250 di Gedung Putih
Arena oktagon UFC di halaman South Lawn Gedung Putih
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merayakan ulang tahunnya yang ke-80 dengan menggelar ajang UFC Freedom 250 di halaman South Lawn Gedung Putih pada Minggu, 14 Juni 2026.

Ajang ini merupakan bagian dari peringatan 250 tahun kemerdekaan AS dan memobilisasi 14 petarung profesional.

>>> Ibu di AS Gugat OpenAI Usai Putrinya Bunuh Diri karena ChatGPT

Manajemen UFC membangun arena oktagon raksasa bernama The Claw yang dikelilingi lebih dari 4.000 kursi penonton di kompleks istana kepresidenan.

Otoritas Gedung Putih menegaskan seluruh biaya operasional senilai 60 juta dolar AS ditanggung sepenuhnya oleh UFC.

Promosi acara telah dilakukan sejak Mei saat Trump menerima kunjungan atlet tarung di Oval Office.

Rangkaian acara juga dimeriahkan parade marching band militer, aksi terjun payung, manuver jet tempur, dan pesta kembang api.

"Ini akan menjadi acara yang benar-benar akan kalian sukai," kata Trump saat mempromosikan agenda tersebut.

Penyelenggaraan acara ini menuai kritik karena digelar glamor di tengah konflik bersenjata AS dengan Iran dan gejolak harga energi global.

Chief Content Officer UFC, Craig Borsari, menepis anggapan bahwa acara mencampuradukkan olahraga dan politik.

"Kami melihat ini sebagai kesempatan yang luar biasa dan sangat unik untuk merayakan negara ini serta para atlet kami," ujar Borsari.

Para petarung dijadwalkan berjalan dari Gedung Oval menuju South Lawn sebelum memasuki arena.

Bintang UFC, Michael Chandler, menyebut ajang ini sebagai yang terbesar dalam sejarah olahraga tarung.

Petarung kelas berat asal Prancis, Ciryl Gane, menegaskan fokusnya pada sportivitas dan performa di atas ring.

"Kami tidak terlibat dalam politik, tetapi kami mendapat kesempatan untuk tampil di hadapan dunia. Kami harus memanfaatkannya," ujar Gane.

Ketegangan terjadi saat juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria, mendorong pemegang sabuk interim, Justin Gaethje, dalam konferensi pers di depan Lincoln Memorial.

>>> Amerika Serikat dan Iran Sepakat Akhiri Perang, Blokade Selat Hormuz Dicabut

Insiden itu dilerai oleh Presiden UFC Dana White, sementara Gaethje merespons dengan tertawa.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru