Tiga Sekolah Rakyat di Jawa Timur meraih penghargaan dalam ajang TOP 100 BUMD, Education, Leader, BPR Excellence Award 2026 yang diselenggarakan di Surabaya pada Senin, 15 Juni 2026.
Penghargaan ini diberikan kepada figur, lembaga, badan usaha milik daerah, institusi pendidikan, perbankan, dan para pemimpin yang berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
>>> Kejaksaan Agung Setor Rp 1 Triliun Lebih PNBP ke Kementerian Keuangan
Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep mendapat predikat Excellent Junior High School with Zero Waste Economic System and Food Security of The Year 2026.
Penghargaan ini mengakui keberhasilan SRT 49 Sumenep dalam menerapkan sistem ekonomi tanpa limbah dan penguatan ketahanan pangan.
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 Lamongan meraih penghargaan The Most Inspiring School in Studentpreneurship and Sustainable Food Innovation of The Year 2026.
SRMA 25 Lamongan diapresiasi atas inovasi kewirausahaan siswa di bidang pangan berkelanjutan.
Kepala SRMA 25 Lamongan, Anis Al Aminatuf, menyatakan penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi peserta didik.
Siswa di SRMA 25 Lamongan dilatih jiwa kewirausahaan melalui program Ketahanan Pangan dan Kewirausahaan Sremala, yang memproduksi olahan pangan berbahan dasar rosela, camilan tradisional, hingga batik ciprat.
Mereka terlibat dalam seluruh proses, mulai dari menanam, memproduksi, hingga memasarkan produk, dengan bimbingan guru dan tenaga kependidikan.
Siswa juga diajarkan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) dan menentukan harga jual produk mereka.
Produk siswa SRMA 25 Lamongan dipasarkan di wilayah Lamongan dan sedang dalam proses pendaftaran sertifikasi halal MUI serta Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Beberapa produk telah mendapatkan pesanan berulang dengan testimoni pembeli yang menilai kualitasnya premium namun harga bersahabat.
Batik ciprat karya siswa juga telah menerima pesanan sebanyak 69 lembar dan masih dalam proses penyelesaian.
>>> Waspada! Aplikasi Android Berbahaya di Google Play Store Terunduh Jutaan Kali
Pendapatan dari penjualan produk akan dialokasikan kembali untuk pembelian alat, pengembangan produk, serta pemenuhan kebutuhan siswa.