Presiden Prabowo Subianto menilai kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia memiliki arti yang sangat penting.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026).
>>> Polres Jakarta Pusat Tangkap 14 Pengedar Obat Keras Ilegal, Sita Ribuan Butir
"Ini kehormatan besar bagi kami.
Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik," ujar Prabowo.
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal menyongsong peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jerman pada 2027. Prabowo menekankan pentingnya kunjungan ini di tengah ketidakpastian global.
Fokus pada Kemitraan Strategis
Dialog bilateral difokuskan pada pemantapan kemitraan strategis jangka panjang. Pemerintah Indonesia menjadikan keberlanjutan kerja sama dengan Jerman sebagai prioritas nasional.
>>> Jerman Hajar Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
"Penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia dan Jerman tentunya menjadi prioritas," tegas Prabowo.
Kedua pemimpin membahas sektor ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.
Prabowo juga mendorong perluasan volume perdagangan global melalui peran Jerman sebagai pintu masuk ke Uni Eropa.
"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa dan kami berharap perjanjian Indonesia-European Union CEPA bisa mencapai kesimpulan substantif.
>>> PDIP Rencanakan Pengembangan Istana Gebang Blitar Menjadi Kawasan Digital
Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa," imbuhnya.