Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengkritik keras tindakan aparat keamanan yang dinilai berlebihan saat mengawal demonstrasi mahasiswa BEM UI di Blitar pada Senin, 15 Juni 2026.
Kritik tersebut disampaikan Megawati dalam pidatonya saat meresmikan renovasi Istana Gebang. Ia menyoroti pengawalan ketat dari kepolisian dan TNI di bawah pemerintahan Prabowo Subianto.
>>> Belgia Hadapi Mesir pada Laga Pembuka Grup G Piala Dunia 2026
Mantan Presiden ke-5 RI itu mempertanyakan reaksi berlebihan aparat dalam menghadapi aspirasi mahasiswa yang merupakan warga negara sah.
"Kemarin saya lihat BEM UI itu demo. Wah, kok saya tuh mikir 'ini sopo toh yo?'
Ya apa boleh buat, polisinya toh, lalu Angkatan Daratnya. Terus saya tuh mikirnya begini...
Mahasiswa itu masuk tidak sebagai warga negara Indonesia? Masuk!
Itu menunjukkan apa? Hati kalian itu tidak teguh!
Jadi mestinya jangan takut," ujar Megawati.
Ia menegaskan bahwa keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di negara demokrasi harus dibarengi mentalitas merdeka dan keteguhan hati tanpa rasa takut.
Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Selain masalah demokrasi, Megawati juga menyoroti lonjakan harga kebutuhan pokok yang memberatkan masyarakat. Ia menyebut harga cabai di Indonesia Timur mencapai Rp180.000 per kilogram.
>>> Teknologi SHVS Bikin Suzuki Grand Vitara Tetap Irit Melibas Tanjakan
"Di daerah timur saya dapat laporan cabe itu harganya Rp180.000. Wes ora usah mangan lombok (sudah tidak usah makan cabai) wes ora usah.
Atau apa? Bikin gerakan menanam cabe di rumah sendiri," ujarnya.
Megawati mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tetap mematuhi etika politik dan menyalurkan aspirasi melalui jalur hukum di DPR, karena posisi partai berada di luar pemerintahan.
Ia menambahkan bahwa pemenuhan urusan perut rakyat merupakan prioritas utama demi mencegah potensi kerusuhan.
Seluruh struktur partai diinstruksikan mewujudkan kedaulatan pangan melalui gerakan menanam sepuluh tanaman pendamping beras yang telah dicanangkan sejak 2021.
"Sejak 2021 sebagai Ketua Umum, saya sudah memberikan instruksi ke seluruh daerah untuk menanam 10 tanaman pangan sebagai pendamping beras.
Siapa yang sudah mengerjakan? Jangan sombong kalau jadi anggota PDI Perjuangan.
Kalian tidak malu sama saya? Umur saya sudah mau 80 tahun, tapi saya masih bisa berteriak seperti ini.
>>> Subsidi BBM Sering Tidak Tepat Sasaran, Pengamat Soroti Transportasi Umum
Mbok ya semangat!" seloroh Megawati.