Investor asing melakukan aksi jual bersih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp179,47 miliar pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Senin (15/6/2026).
Volume penjualan di pasar reguler mencapai 1,02 miliar saham berdasarkan harga rata-rata sesi I, menurut data Bursa Efek Indonesia yang dikutip Stockbit Sekuritas.
>>> Polres Bogor Siapkan One Way di Puncak Antisipasi Macet Libur Muharam
Aksi lepas modal ini terjadi justru saat harga saham emiten batu bara Grup Bakrie dan Salim tersebut melonjak 15,29 persen ke level Rp181 per saham.
Data IDX mencatat total transaksi saham BUMI mencapai 8,836 miliar saham dengan frekuensi 137,1 ribu kali dan nilai transaksi Rp1,563 triliun.
Berbalik dari Aksi Beli Pekan Lalu
Kondisi ini berbalik dari penutupan pekan lalu pada Jumat (12/6/2026), saat investor asing mencatatkan aksi beli bersih saham BUMI senilai Rp53,22 miliar.
Pada Jumat, harga saham BUMI ditutup melonjak 12,14 persen ke posisi Rp157, menggenapi akumulasi kenaikan 12,95 persen dalam sepekan.
>>> Megawati Kritik Pengamanan Demo Mahasiswa, Sebut Berlebihan
Meskipun menguat beberapa hari terakhir, dalam sebulan terakhir saham BUMI melemah 15,42-25,9 persen, dan terpangkas 50,82-57,1 persen secara year to date.
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan analisis teknikal, menyebut harga saat ini telah melampaui target terdekat mereka di kisaran Rp162-Rp173 per saham.
"BUMI spec buy dengan support 152, cutloss jika break di bawah 147, jika tidak break di bawah 152 potensi naik ke 162-167 short term," tulis analis CGS International Sekuritas Indonesia.
Mereka juga memproyeksikan area support di level Rp135-Rp146 atau Rp152 untuk memaksimalkan keuntungan jangka pendek.
>>> Belgia Hadapi Mesir pada Laga Pembuka Grup G Piala Dunia 2026
Investor disarankan mengantisipasi risiko penurunan dengan cut loss jika harga merosot di bawah Rp147.