Tim nasional sepak bola Jepang berhasil menahan imbang Belanda dengan skor 2-2 pada laga pertama Grup F di AT&T Stadium, Texas, Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Hasil ini diraih setelah skuad asuhan Hajime Moriyasu sempat dua kali tertinggal dari lawannya. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut membuahkan satu poin berharga bagi kedua tim.
>>> Meta Luncurkan Model AI Muse Spark untuk Percepat Monetisasi
Jalannya Pertandingan
Belanda membuka keunggulan terlebih dahulu lewat gol Virgil van Dijk pada menit ke-50 yang menembus gawang Zion Suzuki.
Respons cepat ditunjukkan Jepang tujuh menit berselang melalui gol balasan dari Keito Nakamura.
Skuad Oranje kembali memimpin pada menit ke-64 berkat aksi Crysencio Summerville, sebelum akhirnya Daichi Kamada menyamakan kedudukan bagi Samurai Biru di menit ke-88.
Pujian Pelatih untuk Mentalitas Tim
Ketenangan para pemain Jepang meski dalam posisi tertinggal mendapat apresiasi tinggi dari sang pelatih. Hajime Moriyasu menilai mentalitas pantang menyerah tersebut menjadi modal krusial bagi misi besar timnya.
"Mereka pantang menyerah dan berjuang bersama sebagai tim, bahkan setelah dua kali tertinggal.
>>> Pemerintah Usulkan Anggaran Rp815 Miliar untuk Kompor Listrik pada 2027
Entah kami menang, kalah, atau imbang, kami tak mengubah tujuan kami," ungkap Hajime Moriyasu di situs FIFA.
Komunikasi antar-pemain sebelum laga menjadi kunci utama bagi ketahanan mental tim. Jepang mampu menjaga fokus dan tetap konsisten menerapkan strategi permainan di tengah tekanan tinggi lawan.
"Kami sudah membahasnya sebelum pertandingan, jadi kami tetap tenang dan mengikuti rencana. Di kesempatan lain, kami bisa saja tertinggal 2-3 gol," kata Hajime Moriyasu.
Evaluasi terhadap jalannya laga memperlihatkan karakter asli dari skuad Jepang yang tangguh. Keberhasilan memaksakan hasil imbang ini dipandang sebagai syarat penting untuk meraih prestasi tertinggi dalam turnamen.
"Fakta bahwa kami tetap berjuang dan berhasil memetik hasil imbang mengungkap karakter tim ini.
>>> BYD Motor Indonesia Donasikan Alat Sekolah Lewat Penjualan Mobil
Itu adalah karakter penting yang harus dimiliki tim yang ingin menjuarai turnamen ini," tutur Hajime Moriyasu.