Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah melakukan peninjauan langsung ke proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kunjungan pada 7 Juni 2026 itu bertujuan memastikan kesiapan fasilitas pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Manajemen fokus memeriksa kelayakan bangunan demi keamanan dan kenyamanan siswa.
>>> Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Laga Perdana Grup F
Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja lapangan. Ia menilai tim mampu menjaga ritme kerja dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja selama pembangunan.
Kehadiran manajemen puncak menjadi motivasi bagi tim untuk menyelesaikan tahapan akhir dengan kualitas terbaik. Pembangunan infrastruktur sosial ini dinilai krusial agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Nindya Karya berkomitmen mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang representatif. Fasilitas yang memadai diharapkan menunjang proses belajar mengajar.
"Pembangunan fasilitas pendidikan ini memegang peranan penting bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Saya meminta seluruh tim untuk terus menjaga kualitas hasil akhir dan memastikan proyek ini selesai tepat waktu," ujar Firmansyah dalam keterangan tertulis, Senin (15/6).
Proyek Sekolah Rakyat Deli Serdang berlokasi di Kp. Tandam Hulu Satu, Kec.
Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang.
Infrastruktur ini berdiri di atas lahan seluas 7,27 hektare dengan total luas bangunan mencapai 26.926,45 meter persegi.
>>> Meta Luncurkan Model AI Muse Spark untuk Percepat Monetisasi
Fasilitas yang dibangun meliputi gedung kelas, sarana ibadah, asrama siswa, kantin, rusun guru, guest house, rumah pompa, dapur, dan gudang.
Kompleks ini juga dilengkapi laboratorium, perpustakaan, serta gedung serbaguna.
Selain bangunan utama, Nindya Karya menyediakan fasilitas penunjang olahraga seperti lapangan sepakbola, jogging track, dan lapangan basket.
Menanggapi arahan manajemen, Project Director Sekolah Rakyat PT Nindya Karya (Persero) Bayu Pariyadi menegaskan kesiapan seluruh tim lapangan.
Koordinasi intensif terus ditingkatkan bersama berbagai pihak pada fase krusial ini.
"Kami siap melaksanakan arahan dari manajemen.
Saat ini fokus seluruh tim di lapangan adalah mengoptimalkan sisa waktu yang ada dengan tetap mengedepankan standar kualitas yang berlaku, sehingga fasilitas ini siap diserahterimakan sesuai jadwal," ungkap Bayu.
>>> Pemerintah Usulkan Anggaran Rp815 Miliar untuk Kompor Listrik pada 2027
PT Nindya Karya (Persero) memandang pembangunan fasilitas pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi SDM Indonesia. Perusahaan berkomitmen kuat untuk terus berkontribusi dalam sektor infrastruktur sosial.