Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Mindanao, Filipina selatan, pada Senin (15/6/2026) pukul 17.18 waktu setempat atau 0918 GMT.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada di kedalaman 112 kilometer.
>>> Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI, Tuntut Keadilan dan Stabilitas Ekonomi
Meski cukup kuat, gempa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang signifikan.
Namun, getaran sempat memicu kepanikan singkat di kalangan warga. Seorang warga menggambarkan guncangan sebagai "kuat tetapi singkat".
Alarm evakuasi diaktifkan di sejumlah gedung sebagai langkah antisipasi.
>>> John Godfrey Mundur dari Jabatan Head of Commissioning SBS
Peristiwa ini terjadi hanya sepekan setelah gempa dahsyat Magnitudo 7,8 yang melanda lokasi yang sama.
Gempa sebelumnya itu menewaskan sedikitnya 61 orang, melukai hampir 500 orang, dan memaksa lebih dari 20.000 warga mengungsi.
Gelombang tsunami setinggi 1,4 meter sempat tercatat di perairan Filipina, merusak enam rumah panggung di desa pesisir.
>>> Investor Tiongkok Suntik Rp 15 Triliun ke Industri EV Kendal
Riak gelombang yang lebih kecil juga mencapai wilayah Indonesia, Palau, dan Jepang.