⌂ Beranda News IHSG Diperkirakan Volatil pada Juni 2026 Akibat Agenda MSCI dan FTSE

IHSG Diperkirakan Volatil pada Juni 2026 Akibat Agenda MSCI dan FTSE

IHSG Diperkirakan Volatil pada Juni 2026 Akibat Agenda MSCI dan FTSE
Grafik menunjukkan koreksi IHSG dan indikasi potensi pemulihan pasar modal Indonesia berdasarkan data historis.
A A Ukuran Teks16px

Volatilitas diperkirakan membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Juni 2026.

Hal ini disebabkan oleh tiga agenda besar yang berasal dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell.

>>> Liverpool Dekati Kesepakatan Pulangkan Darwin Nunez dari Al Hilal

Agenda Penting Juni 2026

Agenda tersebut dimulai dengan MSCI Market Accessibility Review pada 18 Juni, dilanjutkan FTSE Rebalancing pada 19 Juni, dan ditutup dengan MSCI Market Classification Review pada 23 Juni 2026.

Ketiga agenda ini berpotensi memicu pergerakan indeks ke dua arah yang berlawanan.

Oleh karena itu, investor ritel perlu menentukan strategi investasi secara cermat, apakah melakukan akumulasi bertahap atau menunggu kepastian sentimen pasar.

MSCI Market Accessibility Review adalah evaluasi tahunan oleh MSCI untuk mengukur kemudahan investor institusional internasional berinvestasi di pasar saham suatu negara.

Penilaian ini menentukan status klasifikasi pasar, seperti Emerging Market atau risiko turun menjadi Frontier Market.

Sementara itu, MSCI Market Classification Review merupakan evaluasi tahunan MSCI untuk mengelompokkan pasar saham negara ke dalam kategori spesifik.

Tinjauan ini menjadi panduan bagi manajer investasi dalam mengukur kelayakan dan porsi investasi mereka di suatu negara.

FTSE Rebalancing adalah proses penyesuaian berkala terhadap komposisi atau daftar saham dan bobot di dalam indeks acuan yang dikelola FTSE Russell.

Penyesuaian ini bertujuan agar indeks tetap akurat dalam merepresentasikan kondisi pasar terkini.

Proyeksi Pergerakan IHSG

Investment Specialist KISI Sekuritas, Ahmad Faris Mu’tashim, menilai hasil agenda dari kedua lembaga penyedia indeks global tersebut akan menentukan gerak IHSG dalam jangka pendek.

>>> Ipswich Town Perpanjang Kontrak Cameron Humphreys 12 Bulan

Dalam skenario terburuk, indeks berpotensi terkoreksi dan menguji area 5.300 jika hasil review tidak sesuai ekspektasi atau memicu keluarnya aliran dana asing.

Sebaliknya, dalam skenario terbaik, indeks berpeluang menguat dan menguji level 6.400 dalam kurun waktu sekitar satu bulan setelah seluruh agenda selesai diumumkan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru