⌂ Beranda News Kimia Farma Bidik Pasar Lansia Rp 700 Triliun Menuju Indonesia Emas 2045

Kimia Farma Bidik Pasar Lansia Rp 700 Triliun Menuju Indonesia Emas 2045

Kimia Farma Bidik Pasar Lansia Rp 700 Triliun Menuju Indonesia Emas 2045
Ilustrasi lansia sehat dan produktif di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

PT Kimia Farma (Persero) Tbk menargetkan peluang pasar dari segmen lanjut usia (lansia) senilai Rp 500-700 triliun pada tahun 2045.

Lonjakan potensi ekonomi ini sejalan dengan perubahan demografi menuju era Indonesia Emas 2045, yang ditandai dengan pertambahan jumlah penduduk senior.

>>> Portugal vs RD Kongo: Duel Perdana di Grup K Piala Dunia 2026

Porsi kelompok lansia diproyeksikan menembus 20% dari total populasi pada tahun 2045, melonjak dari posisi 12% pada 2026.

Pergeseran ini menempatkan sektor lansia sebagai penggerak utama dalam pertumbuhan industri kesehatan nasional.

Guna menangkap peluang tersebut, perusahaan farmasi plat merah ini mengimplementasikan Silver Economy Blueprint melalui pembangunan ekosistem Healthy Ageing yang terintegrasi.

Masyarakat lansia menyerap sekitar 30-40% dari total belanja kesehatan nasional, setara dengan Rp 190-260 triliun per tahun.

Tingginya angka pengeluaran didorong oleh tingkat konsumsi medis kaum lansia yang mencapai 3 hingga 5 kali lipat lebih besar daripada kelompok umur lainnya.

Sekitar 70% dari masalah kesehatan mereka didominasi oleh penyakit kronis.

Kimia Farma memperkirakan pasar obat-obatan farmasi mampu menyerap 30% dari total peluang ekonomi perak (silver economy) tersebut.

Ke depan, orientasi bisnis perusahaan bakal diarahkan pada penyediaan layanan pencegahan serta rehabilitatif.

Strategi Layanan Kesehatan Lansia

Sektor preventif dan rehabilitatif terintegrasi ini ditargetkan mampu menguasai 70% dari nilai pasar masa depan.

Distribusi layanan mencakup Home Care & Long-Term Care sebesar 20%, Chronic Care Management senilai 20%, Wellness & Preventive sebanyak 15%, serta sektor diagnostik sebesar 15%.

>>> VCGamers Luncurkan Fitur Cuan untuk Tambahan Penghasilan Pengguna

Unit usaha Preventive & Personalized Care, yang dioperasikan langsung oleh PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), memfasilitasi kebutuhan pasien lanjut usia lewat program perawatan di rumah.

Fasilitas medis berbasis hunian ini mencakup penyediaan Home Lab, Home Pharmacy, hingga pengiriman Home Nurse ke kediaman pasien.

Keterpaduan sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan penanganan penyakit kronis jangka panjang seperti diabetes dan hipertensi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru