Justin Gaethje sukses merebut sabuk juara kelas ringan UFC dari Ilia Topuria dalam duel UFC Freedom 250 di Gedung Putih, Senin (15/6).
Kemenangan Gaethje dipastikan pada ronde keempat setelah Topuria mengalami luka parah di wajahnya dan tidak dapat melanjutkan pertarungan.
>>> DPR Setujui Naturalisasi Pesepak Bola Luke Vickery dan Mitchell Baker
Kekalahan ini mengakhiri rekor sempurna Topuria di ajang MMA dan UFC dengan catatan 17-1.
Apresiasi dan Kritik dari Islam Makhachev
Mantan juara kelas ringan yang kini berkompetisi di kelas welter, Islam Makhachev, memberikan apresiasi atas pencapaian Gaethje.
Melalui platform X, Makhachev menulis, "Selamat Justin, kamu pantas mendapatkan sabuk ini dibanding siapapun."
>>> Bank of Japan Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga Lanjutan Demi Kendalikan Inflasi
Selain memuji Gaethje, Makhachev juga mengkritik sikap Topuria yang dianggap terlalu sombong karena berpesta sehari sebelum pertarungan.
"Siapa yang meninggikan diri akan direndahkan. Ada level dalam olahraga ini," ujar Makhachev.
Sebelum pertarungan, Topuria sempat menyatakan keyakinannya bisa mengalahkan Gaethje yang berusia 37 tahun.
>>> Ricky Nelson Resmi Tinggalkan Persija, Gabung Persis Solo
Namun, kekuatan veteran tersebut terbukti mampu mematahkan dominasi pemegang sabuk sebelumnya.
