Ia memaparkan bahwa para pemain baru mengetahui perintah kepindahan mendadak tersebut pada hari pertandingan.
"We are just tired of this situation, because from two months ago, last month, we're having a lot of problems, you know?"
keluh Taremi.
Fokus tim kini terpecah antara performa di lapangan dan urusan non-teknis yang melelahkan fisik serta mental. "It's so bad, and it affects our team.
We just want the peace, which is the centers of FIFA, 'peace, joy,' and those things," tutur Taremi.
Taremi sempat berdiskusi langsung mengenai kendala ini dengan Presiden FIFA yang sempat mendatangi ruang ganti mereka.
"He wants to try to help us, but it's about other things too," jelasnya.
Dilansir dari Reuters, Duta Besar Iran untuk Meksiko menyatakan bahwa Federasi Sepak Bola Iran sengaja memindahkan markas tim ke Meksiko demi meminimalkan keberadaan skuad di wilayah Amerika Serikat.
>>> Pesawat Bomber B-52 AS Jatuh di California, Delapan Tewas
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS dan FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait situasi ini.