Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas secara resmi menyerukan penyelenggaraan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden di seluruh wilayah Palestina.
Pemilu legislatif dijadwalkan berlangsung pada November 2026, sedangkan pemilu presiden akan digelar pada awal 2027.
>>> Pangsa Pasar Mobil China di Malaysia Melonjak Drastis dalam Tiga Tahun
Pengumuman ini disampaikan melalui dekrit kepresidenan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Palestina, Wafa.
Abbas menegaskan komitmen penuh otoritasnya dalam mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.
Ia menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan pemilihan Dewan Nasional Palestina yang mencakup pemilu legislatif di tanah air dan di luar negeri.
Meski pengumuman telah dikeluarkan, belum diketahui apakah Abbas yang kini berusia 90 tahun akan kembali maju mencalonkan diri.
Abbas memenangkan pemilu presiden terakhir pada 2005 dengan masa jabatan empat tahun yang seharusnya berakhir pada 2009.
Namun, ia terus memegang kekuasaan melalui dekrit presiden, yang memicu kritik dari dalam negeri dan internasional.
>>> Polres Jakarta Pusat Siagakan 4.576 Personel Amankan Lima Aksi Demonstrasi
Pemilu legislatif terakhir untuk Dewan Legislatif Palestina (PLC) digelar pada 2006 dan dimenangkan oleh Hamas.
Setelah kemenangan itu, Hamas menguasai Jalur Gaza, sementara Otoritas Palestina di bawah Abbas tetap mengendalikan Tepi Barat.
Akibat dualisme pemerintahan, PLC tidak pernah mengadakan sidang lagi sejak 2007.
Langkah penyelenggaraan pemilu ini merupakan bagian dari reformasi yang dituntut oleh komunitas internasional sebagai penyedia dukungan finansial utama Otoritas Palestina.
Pada 2021, Abbas sempat mengumumkan pemilu serupa, tetapi ditunda tanpa batas waktu karena tidak ada jaminan pemungutan suara di Yerusalem Timur.
>>> Prabowo Ajak Jerman Perluas Investasi Kendaraan Listrik dan Semikonduktor
Saat ini, belum ada jaminan pemilu bebas dapat terlaksana di Gaza karena wilayah tersebut hancur akibat serangan balasan Israel pasca-serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.