⌂ Beranda News Timnas Iran Hadapi Masalah Logistik di Piala Dunia 2026

Timnas Iran Hadapi Masalah Logistik di Piala Dunia 2026

Timnas Iran Hadapi Masalah Logistik di Piala Dunia 2026
Timnas Iran menghadapi masalah logistik di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional sepak bola Iran menghadapi kendala logistik besar setelah diinstruksikan untuk segera kembali ke Meksiko usai melakoni laga pembuka Piala Dunia melawan Selandia Baru di Los Angeles pada Senin malam waktu setempat.

Masalah ini memperpanjang rangkaian hambatan yang dialami skuad Iran akibat ketegangan diplomatik antara Teheran dan Washington. Hubungan kedua negara tersebut sempat diwarnai konflik militer sebelum kesepakatan damai diumumkan.

>>> Vietnam Naturalisasi Tiga Pemain Baru Jelang Piala AFF 2026

Pemerintah Amerika Serikat sempat menolak menerbitkan visa bagi sejumlah staf pendukung tim dan baru memberikan dokumen perjalanan kepada para pemain menjelang tenggat waktu.

Akibatnya, Iran terpaksa memindahkan pemusatan latihan mereka dari Arizona ke Tijuana, Meksiko.

Kritik Pelatih dan Pemain

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, mengkritik keras perlakuan yang diterima timnya akibat ketidakjelasan jadwal pemulihan pemain.

"They delayed our arrivals, (now) they are forcing us to go back early without time for recovery," ujarnya.

Menurut sang pelatih, tim awalnya diizinkan menetap di Amerika Serikat hingga Selasa siang untuk beristirahat. "But again they haven't permitted us," kata Ghalenoei.

Ghalenoei juga menambahkan bahwa staf teknis terpaksa merangkap tugas manajerial demi menutupi absennya personel kunci. "To be honest, I have no idea why they haven't told us," ucapnya.

Situasi ini membuat internal tim merasa menjadi pihak yang paling dirugikan dalam turnamen tersebut.

"That's why I think we are the most oppressed team in the World Cup," cetus Ghalenoei.

Kekecewaan serupa dilayangkan oleh penyerang andalan Iran, Mehdi Taremi, yang menyebut kondisi logistik tim sebagai sebuah bencana setelah pertandingan berakhir imbang 2-2.

"It's a lot of stress for the players and staffs and everyone, but we don't have that support, and I think FIFA have to help us more than this," ungkap Taremi.

>>> KAI Commuter Sesuaikan Jadwal Commuter Line Palur-Yogyakarta per 17 Juni 2026

Taremi menegaskan bahwa seluruh skuad merasa sangat terganggu dengan situasi yang tidak menentu ini. "Everything is like disaster, actually, for us," tambahnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru