⌂ Beranda News Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Tersingkir dari 10 Besar Ranking BWF

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Tersingkir dari 10 Besar Ranking BWF

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Tersingkir dari 10 Besar Ranking BWF
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin saat bertanding
A A Ukuran Teks16px

>>> iQIYI Tayangkan Drama China Never Ending Summer Mulai Juni 2026

Raymond membenarkan penjelasan Joaquin mengenai konsistensinya menambah porsi latihan secara mandiri di luar program utama yang disiapkan pelatih demi mendongkrak performa mereka, yang sebelumnya juga pernah memenangi Australia Open 2025.

"Mungkin lebih banyak kayak tambahan-tambahan, setelah selesai latihan ada tambahan lagi. Lebih rutin saja itu," tutur Raymond.

Namun, setelah kesuksesan di Jakarta, tim pelatih memutuskan untuk mengistirahatkan mereka dari turnamen berikutnya di Australia.

Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengatakan bahwa masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open menjadi pertimbangan utama.

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open," kata Antonius.

Antonius menjelaskan pertimbangan utama tidak mendaftarkan pasangan tersebut karena kondisi fisik Raymond yang belum lama pulih dari cedera lutut.

"Apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya resiko cederanya kambuh," imbuh Antonius.

Akibat keputusan absen tersebut, posisi Raymond/Joaquin di peringkat ke-10 digeser oleh pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, yang merangkak naik dua peringkat setelah menjuarai Australia Open 2026.

Chen/Liu mengunci gelar juara di Quaycentre, Olympic Boulevard, Australia pada Minggu, 14 Juni 2026, setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-15, 21-19.

Kekalahan tersebut tidak membuat posisi Sabar/Reza bergeser dari peringkat tujuh dunia, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masih menjadi ganda putra terbaik Indonesia di peringkat kedua dunia di bawah Kim Won-ho/Seo Seung-jae asal Korea Selatan.

Selain Raymond/Joaquin, rilis BWF pasca-Indonesia Open 2026 mencatat sejumlah wakil tuan rumah yang naik peringkat, seperti Jonatan Christie ke peringkat empat dunia, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose ke posisi 11 dunia, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari ke peringkat 15 dunia.

>>> Timnas Iran Hadapi Masalah Logistik di Piala Dunia 2026

Kenaikan peringkat juga dialami Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di posisi ke-17 dunia, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti ke peringkat 20 dunia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata ke posisi 24 dunia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu ke posisi 66 dunia, serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang melonjak ke peringkat 109 dunia.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru