⌂ Beranda News Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran SPMB 2026 dengan Kuota 245.980 Kursi

Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran SPMB 2026 dengan Kuota 245.980 Kursi

Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran SPMB 2026 dengan Kuota 245.980 Kursi
Ilustrasi pendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 sejak Senin, 15 Juni 2026.

Total daya tampung yang disediakan mencapai 245.980 kursi, tersebar di sekolah negeri, program SPMB Bersama, dan Sekolah Swasta Gratis tanpa dipungut biaya.

>>> Polisi Gagalkan Tawuran Remaja yang Hendak Disiarkan Live Instagram di Parung

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan inklusif, mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 238 Tahun 2026.

"Prinsipnya, setiap anak di Jakarta harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas," ujar Nahdiana.

Pemerintah daerah memperluas daya tampung dengan menggandeng lembaga pendidikan swasta agar akses sekolah tidak hanya bertumpu pada institusi negeri.

"Melalui SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis, kami memperluas pilihan bagi masyarakat agar anak-anak tetap dapat bersekolah dengan layanan yang layak dan berkualitas," kata Nahdiana.

Rincian Daya Tampung dan Jalur Seleksi

Daya tampung sekolah negeri mencapai 228.163 murid, SPMB Bersama menyediakan 7.708 kursi di 298 sekolah swasta, sementara program Sekolah Swasta Gratis menampung 10.109 murid di 103 sekolah.

Empat jalur seleksi yang dibuka meliputi Prestasi, Afirmasi, Domisili, dan Mutasi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa alokasi anggaran khusus telah disiapkan demi mendukung program sekolah swasta gratis yang menyasar kelompok masyarakat ekonomi rentan.

"Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis.

Mudah-mudahan apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dapat memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga kurang mampu," kata Pramono Anung.

Pelaksanaan SPMB dilakukan secara daring untuk sekolah negeri jenjang SD, SMP, SMA, SMK, serta peserta SPMB Bersama.

Untuk membantu warga, posko pelayanan disediakan di seluruh sekolah negeri, Suku Dinas Pendidikan, dan kantor Dinas Pendidikan.

Warga Duren Sawit bernama Lina Susany mengaku sempat bingung memilih jalur pendaftaran karena banyaknya pilihan di laman resmi, namun ia mengapresiasi transparansi sistem tahun ini.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru