⌂ Beranda News IHSG Berpotensi Menguat Berkat Redanya Tekanan Jual Investor Asing

IHSG Berpotensi Menguat Berkat Redanya Tekanan Jual Investor Asing

IHSG Berpotensi Menguat Berkat Redanya Tekanan Jual Investor Asing
Grafik IHSG anjlok
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang penguatan pada perdagangan Rabu (17/6/2026). Sebelumnya, IHSG melonjak lebih dari 4,12 persen pada awal pekan ini.

Optimisme penguatan indeks saham domestik ditopang oleh membaiknya sentimen pasar serta meredanya tekanan jual yang dilakukan investor asing.

>>> Pablo Zabaleta Yakin Lionel Messi Masih Punya Magis di Piala Dunia 2026

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai secara teknikal momentum penguatan indeks masih cukup terjaga selama mampu bertahan di atas area support.

"Kami memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.071-5.931 dengan target resistance berada pada kisaran 6.300-6.360," ujar Reza dalam risetnya, Selasa (16/6/2026).

Pergerakan pasar saat ini juga dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar yang menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait keputusan suku bunga acuan atau BI Rate.

BI Rate diperkirakan tetap bertahan di level 5,50 persen.

Hal ini bersamaan dengan antisipasi terhadap langkah bank sentral Amerika Serikat yang diprediksi turut menahan suku bunga acuan mereka.

Kondisi tersebut dinilai dapat mendukung stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memicu peningkatan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham di pasar domestik.

Selain faktor suku bunga, potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu penurunan harga minyak dunia turut menjadi katalis positif bagi pasar keuangan dalam negeri.

>>> Norwegia Gilas Irak 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Penurunan harga komoditas minyak berpotensi menekan laju inflasi nasional, menjaga kondisi fiskal pemerintah, dan memperkuat posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Reza merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati investor ritel pada perdagangan Rabu, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan area beli Rp 4.400-Rp 4.500 dan target harga Rp 4.610-Rp 4.720.

Selanjutnya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan area beli Rp 2.650-Rp 2.700, serta PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) pada area beli Rp 270-Rp 276.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru