⌂ Beranda News Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Pra Doktoral 2026 untuk Dosen

Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Pra Doktoral 2026 untuk Dosen

Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Pra Doktoral 2026 untuk Dosen
Ilustrasi beasiswa pra doktoral Kemdiktisaintek untuk dosen
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Pra-Doktoral 2026.

Program ini diperuntukkan bagi tenaga pendidik atau dosen yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S3 di dalam negeri.

>>> Seskab Teddy Indra Wijaya Bahas Rencana Kunjungan PM India Narendra Modi

Beasiswa ini dirancang untuk membantu persiapan urusan administrasi dan akademik sebelum mendaftar program doktor. Fasilitas tersebut diharapkan membuat peserta lebih siap saat menjalani seleksi di perguruan tinggi tujuan.

Persyaratan Pendaftaran

Pendaftar harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan merupakan dosen tetap di lingkungan Kemdiktisaintek.

Calon peserta wajib berasal dari perguruan tinggi di daerah afirmasi, masih berkualifikasi magister, serta mengajar mata kuliah sains dasar dan keteknikan.

Batas usia maksimal peserta adalah 49 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran. Pelamar harus sudah lulus S2, belum memiliki gelar doktor, dan tidak sedang menempuh pendidikan doktor.

Dokumen yang diperlukan meliputi Nomor Urut Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar di PDDikti, surat izin mengikuti beasiswa dari pimpinan instansi asal, serta surat pernyataan diri dan surat pernyataan pendaftar.

Peserta juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari instansi kesehatan pemerintah.

Pelamar harus sudah memiliki tema, topik, atau judul rencana penelitian untuk tingkat doktoral.

>>> Konsumen Keluhkan Proyek Perumahan Cilejit Modernland Realty Mangkrak

Pendaftar hanya diperbolehkan mengajukan dua perguruan tinggi penyelenggara dan tidak sedang menerima beasiswa lain untuk program serupa guna menghindari pendanaan ganda.

Mekanisme Pendaftaran dan Komponen Dana

Proses pengajuan dilakukan dengan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi tujuan. Tahapan tersebut meliputi seleksi akademik, administrasi, hingga substansi atau wawancara.

Penerima beasiswa akan mendapatkan sejumlah komponen dana bantuan.

Fasilitas tersebut mencakup biaya penyelenggaraan pendidikan, biaya pelatihan dan tes bahasa Inggris atau tes potensi akademik, biaya hidup bulanan, biaya buku, serta biaya perjalanan untuk keberangkatan dan kepulangan.

Ketentuan Pembatalan Beasiswa

Status kepesertaan dapat langsung dibatalkan jika peserta berhenti tanpa alasan jelas, mengundurkan diri, melanggar surat pernyataan, atau sakit yang membuat tidak dapat mengikuti program.

Beasiswa juga gugur jika peserta meninggal dunia, dijatuhi pidana penjara, atau mendapat sanksi dari pemberi beasiswa.

Setelah menyelesaikan program pra-doktoral, peserta wajib mendaftar program doktor di perguruan tinggi yang sama maksimal satu tahun setelah program persiapan selesai.

>>> LPDP Kelola Dana Abadi Pendidikan Rp180,81 Triliun hingga Mei 2026

Pendaftaran Beasiswa Pra-Doktoral 2026 akan ditutup pada 30 Juni 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru