⌂ Beranda News Pesawat Pembom B-52 Jatuh di California, Delapan Orang Tewas

Pesawat Pembom B-52 Jatuh di California, Delapan Orang Tewas

Pesawat Pembom B-52 Jatuh di California, Delapan Orang Tewas
Ilustrasi pesawat bomber B-52 Stratofortress
A A Ukuran Teks16px

Sebuah pesawat pembom B-52 Stratofortress milik Amerika Serikat jatuh tak lama setelah lepas landas di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, pada Senin (15/6) waktu setempat.

Insiden tersebut menewaskan delapan orang yang berada di dalam pesawat.

>>> Meta Kesulitan Monetisasi Investasi AI Ratusan Triliun

Kecelakaan ini menghancurkan seluruh badan pesawat dan meninggalkan bekas hangus besar di landasan pacu berpasir akibat kepulan asap hitam yang membubung tinggi.

Pesawat saat itu sedang bersiap menjalani misi uji coba terkait modernisasi radar militer.

Boeing Sampaikan Duka Cita

Produsen pesawat, Boeing, segera memberikan pernyataan resmi mengenai insiden yang melibatkan armada buatannya tersebut. Perusahaan mengonfirmasi adanya kerugian dari pihak internal mereka.

"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari delapan awak yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan B-52 di Edwards Air Force Base, California," tulis Boeing dalam pernyataannya.

Perusahaan kedirgantaraan tersebut menambahkan bahwa dua di antara korban meninggal dunia merupakan bagian dari personel resmi perusahaan yang sedang bertugas.

>>> Omoway Indonesia Catat Pemesanan Skuter Listrik Omo X Tembus 2.000 Unit

"Dengan penuh kesedihan, kami mengonfirmasi bahwa dua karyawan Boeing termasuk di antara mereka yang berada di dalam pesawat.

Kami telah berkomunikasi dengan keluarga mereka dan memberikan dukungan yang diperlukan," lanjut perusahaan tersebut.

Penyebab Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya pesawat legendaris tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh otoritas berwenang dan militer Amerika Serikat.

Pangkalan udara lokasi kecelakaan kini telah dibuka kembali, namun para pejabat terkait sempat menghentikan seluruh operasi penerbangan hingga hari Selasa (16/6).

>>> Unpad Buka Program Kredensial Mikro Mata Kuliah untuk Umum

Pihak militer AS menegaskan bahwa detail resmi mengenai kronologi dan penyebab jatuhnya pesawat pembom strategis berusia di atas 70 tahun ini baru akan tersedia untuk publik dalam waktu sekitar enam bulan ke depan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru