⌂ Beranda News Dokter Boyke: Risiko Kanker Serviks Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Menopause

Dokter Boyke: Risiko Kanker Serviks Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Menopause

Dokter Boyke: Risiko Kanker Serviks Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Menopause
Wanita menopause berkonsultasi dengan dokter kandungan
A A Ukuran Teks16px

Risiko kanker serviks atau kanker mulut rahim meningkat signifikan saat perempuan memasuki masa menopause.

Dokter spesialis kandungan dan ginekologi, dr. Boyke Dian Nugraha, mengungkapkan hal ini dalam sebuah acara diskusi.

>>> Polres Jakarta Pusat Kerahkan 4.576 Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa

Menurut Boyke, perempuan yang telah melewati masa subur memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan reproduksi.

Ia menekankan pentingnya langkah preventif seperti vaksinasi HPV dan perawatan area intim secara konsisten.

"Vaksin HPV itu sama pentingnya dengan vaksin-vaksin lainnya.

Ketika memasuki masa menopause, perempuan akan tiga kali berisiko terkena kanker serviks," kata Boyke dalam talkshow Ageless Festival di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026).

Banyak perempuan keliru menganggap perawatan organ reproduksi tidak perlu dilanjutkan di usia lanjut. Padahal, penurunan hormon estrogen justru membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi fisik.

"Jangan pernah mengatakan 'Biarin lah, sudah tua', terutama soal perawatan organ intim. Jangan biarkan area intim kering dan gatal," ujarnya.

Fluktuasi hormonal selama menopause memengaruhi kondisi area kewanitaan secara menyeluruh. Berkurangnya produksi estrogen menyebabkan penipisan jaringan, sehingga organ intim menjadi kering, sensitif, dan mudah iritasi.

Jika keluhan ringan ini diabaikan, kualitas hidup bisa menurun dan berpotensi menimbulkan komplikasi medis yang lebih parah.

Peningkatan Risiko Akibat Penurunan Estrogen

Pemicu utama lonjakan kerentanan tubuh pada masa pascamenopause adalah hilangnya fungsi proteksi alami dari hormon estrogen.

Hormon ini berperan menjaga elastisitas pembuluh darah, kesehatan jantung, kekuatan tulang, dan sistem reproduksi.

>>> Argentina Tekuk Aljazair 3-0 Berkat Hat-trick Lionel Messi

"Sebab, risiko terkena kanker mulut rahim naik 3 kali lipat, risiko serangan jantung naik 3 kali lipat karena perlindungan estrogen itu sudah berkurang," katanya.

Ketika suplai estrogen menurun drastis, pertahanan tubuh melemah terhadap penyakit degeneratif dan gangguan kronis.

Oleh karena itu, pemeriksaan medis berkala secara mandiri maupun oleh tenaga ahli menjadi sangat penting.

Vaksinasi dan Konsumsi Fitoestrogen

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru